MAJANG  

Masa Kontrak Berakhir, Proyek Wisata Kuliner di Makassar Timur tak Kunjung Tuntas

Proyek kuliner di kawasan Tapak II, Kelurahan Makassar Timur. (Udi/NMG)

PENAMALUT.COM, TERNATE – Proyek pekerjaan anjungan penataan pemukiman kawasan tapak II, Kelurahan Makassar Timur, Kota Ternate, saat ini pekerjaannya sudah melewati batas kontrak. Meski demikian, proyek yang dikerjakan PT. Mandiri Karya Utama Rizky itu tak kunjung selesai.

Kepala Dinas Perkim Kota Ternate, Muhammad Syafei saat dikonfirmasi mengatakan, proyek penataan kawasan itu di bawah Balai Kementerian PUPR dengan anggaran senilai Rp 19.461.057.000.

Ia mengaku jika pada pekerjaan ini mengalami keterlambatan.

“Kalau memang ada terlambat, pasti ada sanksi sebagaimana dalam kontrak yang akan didenda Rp 20 juta dalam sehari,” ujarnya, Rabu (9/11).

Namun demikian, Syafei tidak bisa menjelaskan secara rinci terkait masalah ini. Sebab yang punya kewenangan adalah pihak balai untuk menjelaskan apakah Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) sudah melakukan audit atau belum.

“Jadi sekarang kalau terlambat pekerjaan belum selesai dengan waktu kontrak berakhir, maka dikenai denda. Tapi lebih menjawab detail nanti itu dari PPK kegiatan,” tukasnya. (udi/ask)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *