MAJANG  

Proyek Wisata Kuliner di Makassar Timur Capai 91 Persen

Proyek kuliner di kawasan tapak II, Kelurahan Makassar Timur. (Udi/NMG)

PENAMALUT.COM, TERNATE – Proyek pekerjaan anjungan penataan pemukiman kawasan tapak II, Kelurahan Makassar Timur, Kota Ternate, saat ini belum rampung. Namun, progresnya sudah mencapai 91 persen.

“Sekarang progres pekerjaannya sudah 91 persen. Hari ini kita belum hitung anggaran, tetapi pengaspalan batas 31 Desember sudah difungsikan agar supaya bisa dipakai,” kata PPK-PKP BPPW Maluku Utara, Asinawati, Kamis (8/12).

Setelah itu, kata dia, diserahkan ke Pemda, nanti pakai pihak ketiga untuk di profesionalkan, sehingga berfungsi jika Pemda yang mengambil alih.

Meski begitu, ia mengakui sebelum pekerjaan ini berlanjut, pihaknya butuh mendiskusikan terkait pelaksanaan di lapangan, karena sebagian pekerjaan belum rampung.

“Direksi lapangan juga menghitung kembali kebutuhan anggaran dan mempertahankan anjungan untuk terus berlanjut pekerjaan ini,” katanya.

Ia bilang, rencana penyelesaian pekerjaan anjungan Makasar Timur dan pengelolaan seperti apa nanti dilihat, karena ada kekurangan item pekerjaan yang tidak bisa dikerjakan, apakah ada penambahan anggaran dari Bank Dunia atau sharing dengan Pemkot.

“Mungkin dari Bank Dunia nanti ada pembahasan terkait dengan penambahan anggaran, yang item pekerjaannya belum bisa dilaksanakan melalui prosedur,” tuturnya.

Selain itu, lanjut dia, ada usulan dari pemerintah daerah menyangkut rencana penanganan kawasan lokasi yang lain jika pihak World Bank setuju kemungkinan akan diakomodir.

“Penambahan item kegiatan ini seperti lampu dan tempat duduk yang belum bisa diselesaikan dalam jangka waktu dekat, sebab masih dilakukan permintaan agar diakomodir. Tapi syarat buat justifikasi teknis permintaan direktorat ekspos di Bank Dunia,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Disperkim Kota Ternate, Muhammad Syafei, menambahkan rapat ini guna melihat mereka punya tambahan bantuan di World Bank.

“Saya juga diminta sebagai Ketua Pokja untuk memaparkan adanya kekurangan item pekerjaan akibat tersedot ke fondasi untuk segera ditutupi biaya tersebut, sebab tahun depan tidak mungkin dapat dana APBD lagi,” jelasnya.

“Mereka bilang nanti lihat di lapangan, dan secara kontruksi sudah selesai pekerjaan, itu harapannya. Jikalau mau diserahkan secara fungsi, ikuti saja jika pekerjaan sudah selesai,” sambungnya.

Sembari menuturkan, kalau memang diterima, maka tinggal tergantung mekanisme. Jika diserahkan lalu pekerjaan sebagian belum selesai, maka akan didorong lagi ke World Bank,” (udi/tan)

Respon (35)

  1. Ping-balik: 悅刻煙彈
  2. Ping-balik: Flowserve pump
  3. Ping-balik: live shows
  4. Ping-balik: naga356
  5. Ping-balik: Devops consultancy
  6. Ping-balik: read what he said
  7. Ping-balik: fischer skate skis
  8. Ping-balik: Fysio Dinxperlo
  9. You are my breathing in, I own few blogs and infrequently run out from post :). “Fiat justitia et pereat mundus.Let justice be done, though the world perish.” by Ferdinand I.

  10. Can I simply say what a relief to seek out somebody who really is aware of what theyre speaking about on the internet. You undoubtedly know the right way to carry a difficulty to gentle and make it important. Extra people have to read this and perceive this side of the story. I cant imagine youre not more popular because you undoubtedly have the gift.

  11. naturally like your website however you need to check the spelling on several of your posts. Many of them are rife with spelling problems and I find it very troublesome to inform the truth nevertheless I will surely come back again.

  12. I’m still learning from you, while I’m making my way to the top as well. I definitely love reading all that is posted on your site.Keep the tips coming. I enjoyed it!

Komentar ditutup.