MAJANG  

Nasri Jabat Ketua DPC HKTI Ternate, Bawa Misi Hidupkan Kembali Semangat Bertani

PENAMALUT.COM, TERNATE — Wakil Wali Kota Ternate, Nasri Abubakar, mendapat amanah baru. Ia dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kota Ternate dalam rangkaian Musyawarah Daerah dan Pelantikan DPD HKTI Provinsi Maluku Utara, Senin (21/9).

Pelantikan tersebut dihadiri Wakil Sekjen Bidang Hukum DPN HKTI Chaerul Amir, jajaran pengurus HKTI, perwakilan pemerintah daerah, serta pengurus DPC HKTI se-Maluku Utara.

Bagi Nasri, jabatan tersebut bukan sekadar posisi dalam organisasi. Amanah itu menjadi ruang baru untuk ikut memperjuangkan persoalan petani, khususnya di Kota Ternate.

“Ini sebuah tanggung jawab baru. Kita akan berkoordinasi dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mengatasi apa yang menjadi permasalahan sektor pertanian, baik menyangkut kesejahteraan petani, sarana prasarana, maupun produksi,” kata Nasri.

Nasri menaruh perhatian khusus pada semakin berkurangnya jumlah petani di Kota Ternate. Menurutnya, perubahan pola hidup dan berkurangnya minat masyarakat terhadap sektor pertanian menjadi tantangan yang perlu dijawab bersama.

“Setiap hari petani kita di Kota Ternate semakin menurun, semangat masyarakat untuk bertani juga semakin berkurang. Makanya kita akan dorong agar semangat untuk bertani lebih meningkat,” ujarnya.

Ia berharap HKTI tidak hanya hadir sebagai organisasi, tetapi benar-benar menjadi wadah untuk mendengar suara dan persoalan petani di lapangan.

Menurut Nasri, penguatan sektor pertanian harus berjalan beriringan dengan peningkatan produksi dan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidupnya dari sektor tersebut.

Sementara itu, Wakil Sekjen Bidang Hukum DPN HKTI Chaerul Amir mengatakan organisasi tersebut memiliki tanggung jawab besar dalam memperjuangkan kesejahteraan petani.

Ia menilai potensi pertanian Maluku Utara yang cukup besar membutuhkan dukungan organisasi yang kuat serta sinergi dengan pemerintah daerah.

“Realitasnya, petani-petani kita masih jauh dari kesejahteraan. Inilah tantangan bagi ketua DPC yang baru dilantik, bagaimana petani-petani kita di Maluku Utara benar-benar mendapatkan kesejahteraannya,” tuturnya.

Chaerul juga mendorong HKTI memperkuat perlindungan dan pemberdayaan petani, mulai dari akses pupuk, kepastian harga hasil panen, permodalan hingga pengembangan produk pertanian agar tidak berhenti sebagai komoditas mentah.

Dengan amanah baru tersebut, Nasri berharap HKTI Kota Ternate dapat menjadi jembatan antara petani, pemerintah dan para pemangku kepentingan untuk mencari solusi atas berbagai persoalan pertanian.

Bagi Nasri, menghidupkan kembali semangat bertani bukan hanya soal meningkatkan produksi, tetapi juga memastikan profesi petani tetap memiliki masa depan di tengah perubahan Kota Ternate. (udi/ask)