PAD Malut Melonjak 39 Persen, Belanja APBD-P Tembus Rp3,659 Triliun

PENAMALUT.COM, SOFIFI — Pemerintah Provinsi Maluku Utara menaikkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara signifikan dalam rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.

Target PAD yang sebelumnya berada di angka Rp1,165 triliun dinaikkan menjadi Rp1,620 triliun. Artinya, terjadi lonjakan sebesar 39,02 persen.

Di saat target pendapatan daerah meningkat, postur belanja juga ikut membesar. Belanja daerah dalam APBD Perubahan 2026 diproyeksikan mencapai Rp3,659 triliun atau meningkat 29,80 persen.

Besaran angka tersebut disampaikan Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, saat membacakan penjelasan kepala daerah atas Ranperda Perubahan APBD 2026 dalam rapat paripurna DPRD Malut di Gedung DPRD Malut, Rabu (16/9).

Secara keseluruhan, pendapatan daerah dalam rancangan APBD Perubahan 2026 ditargetkan mencapai Rp3,318 triliun atau naik 18,66 persen.

Selain PAD, pendapatan transfer juga mengalami kenaikan dari Rp1,630 triliun menjadi Rp1,697 triliun atau sebesar 4,11 persen.

Sementara komponen lain-lain pendapatan yang sah meningkat dari Rp212 juta menjadi Rp277 juta atau naik 30,52 persen.

Sarbin mengatakan perubahan tersebut merupakan bagian dari penyesuaian terhadap dinamika kondisi strategis serta asumsi penyusunan APBD Perubahan 2026.

Menurutnya, pemerintah daerah berupaya menyelaraskan kemampuan keuangan dengan prioritas pembangunan yang telah ditetapkan.

“Kami ingin memastikan setiap rupiah dalam APBD benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Maluku Utara,” tuturnya.

Ia berharap kerja sama pemerintah daerah dan DPRD dapat memastikan program prioritas dalam APBD Perubahan benar-benar berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat. (ask)