Halsel Tak Masuk Hitungan Polda

  • Bagikan
Kabid Humas Polda Malut, AKBP Adip Rojikan.
banner 468x60

PENA – Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) tidak masuk hitungan Polda Malut sebagai wilayah rawan konflik pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 ini.

Justru Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) dan Kota Ternate yang diamati betul oleh Polda. Dua daerah ini dianggap rawan konflik pada Pilkada tahun ini.

Kabid Humas Polda, AKBP Adip Rojikan mengungkapkan, rentang kendali, pengaruh pasangan calon, jumlah penduduk, bagian dari telaah intelijen Polda dalam pemetaan konflik Pilkada.

Selajutnya, Polda akan memperketat pengamanan di wilayah yang dianggap rawan konflik tersebut, termasuk memperbanyak personel aparat.

“Selain itu, Polda juga membangun kerja sama dengan stakeholder, tokoh masyarakat dan para calon kepala daerah agar masing-masing berkomitmen menciptakan situasi yang kondusif,” ujarnya.

Selain Ternate dan Kepsul, Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) dan Kabupaten Utara (Halut) juga masuk hitungan Polda sebagai daerah yang rawan konflik. Polda juga menaruh perhatian serius di enam desa, perbatasan Halut dan Halbar.

Menurutnya, Polda terus mempelajari situasi di setiap daerah yang dianggap rawan, begitu daerah lainnya. (cun)

banner 1080x1080
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *