Santrani Menguat di Ternate, Jamaluddin Wua di Halbar

0
Sekretaris Provinsi Malut, Samsuddin Abdul Kadir. (Istimewa)

PENA – Gubernur Maluku Utara, Abdul Gani Kasuba, tengah menyiapkan sejumlah nama yang nantinya dipersiapkan untuk mengisi kekosongan jabatan sejumlah kepala daerah di Provinsi Maluku Utara yang masa jabatannya berakhir 17 Februari mendatang.

Sejumlah nama yang disiapkan itu merupakan pimpinan SKPD di lingkup Pemprov Malut. Masing-masing daerah terdapat tiga nama yang nantinya diusulkan ke Kemendagri untuk dipilih satu diantaranya sebagai penjabat sementara (Pjs) kepala daerah.

Informasi yang diperoleh dari sumber terpercaya di Pemprov Malut menyebutkan untuk Kota Ternate terdapat tiga nama, yakni Kepala Dinas PUPR Santrani Abusama, Kepala Disnaker Ridwan Hasan, dan Kepala Dinas ESDM Hasyim Daeng Barang. Dari tiga nama tersebut, nama Santrani digadang-gadang kuat menjadi Pjs Wali Kota Ternate.

Sementara di Kabupaten Halmahera barat ada nama Kadis Pertanian M. Rizal Ismail, Kepala Biro Umum Jamaluddin Wua, dan Kadis Perhubungan Armin Zakaria. Untuk Halbar yang menguat nama Karo Umum Jamaludin Wua.

Sekretaris Provinsi Malut, Samsuddin Abdul Kadir mengatakan bahwa saat ini Gubernur telah menerima surat dari Kemendagri yang meminta agar segera mengusulkan nama-nama pejabat yang nanti mengisi jabatan Pjs di lima kabupaten/kota di Malut. Hal itu telah disampaikan Biro Pemerintahan kepadanya.

Nama yang diusulkan itu untuk mengisi jabatan pada lima daerah, yakni Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan, Kabupaten Halmahera Barat, Kabupaten Halmahera Utara, dan Kabupaten Pulau Taliabu. “Untuk Halsel, Haltim dan Kepsul belum. Halsel masa jabatannya sampai Mei, Kepsul sampai Juni. Untuk Haltim dia Penjabat, sampai pada pelantikan kepala daerah terpilih, barulah berakhir,” terangnya. (ask)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here