Buru Tersangka Lain, Kejati Periksa Eks Bendahara Dikbud Malut dan Pemeriksa Barang

0
Kantor Kejati Malut. (Istimewa)

PENA – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara terus mendalami keterlibatan pihak lain dalam kasus dugaan korupsi pengadaan kapal nautika dan alat simulator yang melekat pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Malut tahun 2019.

Keseriusan lembaga Adhyaksa dalam menangani kasus yang diduga merugikan keuangan negara hingga miliaran rupiah ini dibuktikan setelah menetapkan empat tersangka dalam kasus ini. Pasca penetapan empat tersangka ini, tim penyelidik Kejati Malut terus memburu tersangka lain yang diduga ikut terlibat.

Terhitung mulai dari Senin sampai Kamis tadi, Kejati telah memeriksa lebih dari 10 saksi. Rabu (17/2) kemarin empat orang diperiksa, yakni Sekretaris dan tiga anggota Pokja. Hari ini penambahan dua saksi lagi yang diperiksa, yakni eks Bendahara Dikbud Malut dan pemeriksa barang. “Hari ini penyidik memeriksa eks Bendahara dan pemeriksa barang, ditambah dengan empat saksi yang diperiksa kemarin, hari ini diperiksa kembali,” jelas Kasi Penkum Kejati Malut, Richard Sinaga.

Total saksi yang diperiksa sejak siang hingga sore tadi berjumlah lima orang. Mereka adalag Sekertaris Pokja insial M, dan tiga orang anggota Pokja masing-masing insial LA, R, dan ZT. Sementara eks Bendahara Dikbud berinsial S, dan pemeriksa barang berinisial I. (nda)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here