Serius Berantas Pungli, Bupati James: Kedapatan Pimpinan SKPD Pungli Langsung Diganti

  • Bagikan
Bupati Halbar, James Uang. (Diskominfo Halbar)

PENA – Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Barat, James Uang dan Djufri Muhammad, memberi perhatian serius terhadap praktik pungutan liar (Pungli) di lingkup Pemerintahan Kabupaten Halbar.

Orang nomor satu dan dua di jajaran Pemkab Halbar itu bertekad memberantas pungli yang sering dikeluhkan masyarakat Halbar.

Bupati James Uang menyampaikan ketegasannya terhadap pelaku pungli. “Jika ketahuan pimpinan SKPD melakukan pungli, langsung saya ganti tanpa menunggu enam bulan,” tegas Bupati yang baru dilantik beberapa waktu lalu itu.

Praktik pungli yang terjadi di Kabupaten Halbar ini diakui Advokat Kongres Advokat Indonesia (KAI) Malut, Furkan Abdullah. Menurutnya, praktik pungli sebagaimana yang diutarakan Bupati James ini memang benar adanya dan hal itu sulit dicegah.

Salah satu faktornya adalah pola pelayanan yang masih menggunakan model face to face atau bertemu langsung.

Pelayanan dengan pola bertemu langsung, kata Furkan, sangat memungkinkan terjadinya praktik pungli.

Sehingga itu, dirinya menyarankan Pemkab Halbar agar merubah pola pelayanannya. “Harus diubah pola pelayanan yang masih manual ini. Sebab sangat berpelung terjadi pungli,” ujar alumnus Fakultas Hukum UMMU, Ternate ini.

Terpisah, Kepala Dinas Kominfo Halbar, Chuzaemah Djauhar berjanji akan mengkoordinasikan masalah ini dengan Inspektorat Halbar terkait pemberantasan pungli. Sebab, koordinator tim Saber Pungli Halbar ada di Inspektorat.

Salah satu cara yang bisa dilalukan tim saber pungli, kata Chuzaemah, adalah dengan membuka nomor hotline pengaduan di setiap instansi lingkup Pemkab Halbar

“Kami akan koordinasikan dengan Inspektorat terkait teknis pengaduan pungli, tetapi terlebih dahulu kepada Bupati dan Wabup, apakah menggunakan nomor hotline atau dengan cara yang lain. Nanti kita lihat seperti apa,” tukasnya. (yadi)

banner 1280x960
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!