Pengembalian Temuan Anggaran Covid di Dinkes Halbar Belum Jelas

  • Bagikan
Kepala Inspektorat Halbar, Julius Marau. (Istimewa)

PENA – Pengembalian temuan anggaran penanganan Covid-19 senilai 600 juta pada Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Barat belum jelas.

Sampai saat ini, Inpektorat Kabupaten Halbar belum menerima laporan pengembalian kerugian negara atas temuan tersebut dari Dinkes.

Padahal dalam ketentuannya selama 60 hari sejak LHP itu diserahkan pada 2020 kemarin, laporan pengembalian sudah harus disampaikan ke Inspektorat.

Kepala Inspektorat Halbar, Julius Marau, mengaku sampai saat ini belum ada satu pun laporan hasil pengembalian kerugian negara.

“Biasanya kalau sudah melakukan pengembalian akan diberikan bukti pengembaliannya. Mungkin sudah ada progres, tapi belum sempat disampaikan ke Inspektorat. Nanti dicek,” katanya saat dikonfirmasi wartawan, Senin (22/3).

Saat ini, lanjut dia, pihaknya masih menunggu laporan hasil pertanggungjawaban dari dinas lain yang juga mengelola anggaran Covid-19, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan juga Dinas Sosial. Bahkan BPBD ini belum menyampaikan LPJ-nya.

Ia bilang, BPBD merupakan pengurus satgas yang bertanggungjawab terhadap pengelolaan keuangan. Khususnya sumbangan anggaran maupun logistik dari pihak yang lain, termasuk anggaran belanja tak terduga.

“Jadi yang mengeksekusi itu instansi terkait. Sementara, BPBD hanya melakukan proses permintaan,” terangnya.

Selain BPBD, Dinas Sosial juga belum menyampaikan LPJ-nya.

Sekadar diketahui, sebelumnya LPJ anggaran covid dari Dinkes yang diterima Inspektorat dan telah diverifikasi dengan nilai anggaran 600 juta. Setelah diverifikasi Inspektorat, ada kejanggalan dengan item anggaran yang dikelola oleh Dinkes Halbar tersebut. (*)

banner 1280x960
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!