Sengit, KNPI 1922 vs BWS FC Sama Kuat

Tim KNPI FC 1922 dan BWS FC berpose sebelum pertandingan di Gelora Kie Raha Ternate, Kamis (20/5) sore.

PENAMALUT.COM, TERNATE – Sengit, atraktif, menghibur dan penuh drama. Itulah partai friendly match yang tersaji di Stadion Gelora Kie Raha sore tadi. Ya, KNPI 1922 vs BWS FC berlangsung cukup panas. Duel ini tak ubahnya kedua tim sedang berusaha merebut juara.

Meski partai bertajuk persahabatan, pertemuan ini cukup membuat kedua tim harus menguras tenaga. Ini karena, kedua tim sejak awal sudah saling menebar ancaman. Tidak ingin kalah, dan berambisi mempermalukan lawannya masing-masing. Saling mengancam sejak awal itu terbukti dengan hasil pertandingan. Ya, skor imbang 2-2 menjadi bukti, kedua tim sama-sama memiliki kualitas.

Sejak kick off, baik KNPI maupun BWS, sama-sama menurunkan starting line up terbaik. Striker KNPI, Naid yang diplot mempertajam lini depan dan berduet dengan Aziz, cukup memberi ancaman. Kemudian, Muhlis Ibrahim dan Gifar yang beroperasi di sayap kanan-kiri, menjadi andalan KNPI untuk membangun serangan. Di lini tengah ada Ayax, Oni dan dibantu gelandang jangkar mungil, Alex.

Kemudian, pertahanan KNPI yang diisi bek tangguh, Dade menjadi kekuatan KNPI untuk membangun skema menyerang dan bertahan. Hasilnya tidak sia-sia. Penetrasi striker asal Kayoa, Naid sukses membuat pendukung BWS tertunduk. Naid berhasil memanfaatkan umpan silang dari Gifar dan mengkonversi menjadi gol. KNPI unggul 1-0 hingga turun minum.

Di babak kedua, tensi permainan makin memanas. BWS yang berusaha mengejar ketertinggal mulai mengubah pola serangan. Sejumlah rotasi dilakukan. Hasilnya, tim yang dikapteni Rizhali ini sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Adalah Ruslan. Ruslan, PPK BWS yang menjadi striker andalan BWS ini berhasil menerobos pertahan KNPI dan memperdaya penjaga gawan. Tak sampai di situ. BWS terus menaikkan tensi permainan mereka dengan mengancam pertahan KNPI. BWS bahkan mampu unggul 2-1. Kali ini giliran kapten BWS, Rizhali. Kasatker PJPA BWS ini sukses memanfaatkan umpan terobosan dari lini tengah.

KNPI yang tertinggal mulai lakukan rotasi di lini tengah. Sejumlah serangan dibangun skuat yang berjuluk si elang biru ini di injury time. Pahlawan yang menyelamat KNPI dari kekalahan itu adalah Muhlis Ibrahim. Muhlis berhasil mengubah skor di penghujung waktu pertandingan. Hasilnya, kedua tim mengakhiri duel panas bertajuk persahabatan itu dengan skor imbang sama kuat.[]

Respon (30)

  1. I’m impressed, I need to say. Actually hardly ever do I encounter a blog that’s both educative and entertaining, and let me let you know, you will have hit the nail on the head. Your idea is excellent; the problem is one thing that not enough persons are speaking intelligently about. I am very happy that I stumbled across this in my search for one thing relating to this.

  2. Ping-balik: Magic mushroom
  3. I’m impressed, I have to say. Really not often do I encounter a weblog that’s both educative and entertaining, and let me inform you, you have got hit the nail on the head. Your idea is outstanding; the problem is one thing that not sufficient persons are speaking intelligently about. I’m very blissful that I stumbled across this in my search for something referring to this.

  4. I was curious if you ever thought of changing the structure of your site? Its very well written; I love what youve got to say. But maybe you could a little more in the way of content so people could connect with it better. Youve got an awful lot of text for only having 1 or 2 pictures. Maybe you could space it out better?

  5. Aw, this was a very nice post. In idea I want to put in writing like this additionally – taking time and precise effort to make a very good article… however what can I say… I procrastinate alot and not at all seem to get one thing done.

  6. Some truly great posts on this website, appreciate it for contribution. “Once, power was considered a masculine attribute. In fact, power has no sex.” by Katharine Graham.

Komentar ditutup.