banner 1080x1080 banner 1080x1080 banner 1080x1080

Depresi, Seorang Pria di Halmahera Barat Nekat Gantung Diri

  • Bagikan
Ilustrasi gantung diri. (Istimewa)
banner 468x60

PENAMALUT.COM, JAILOLO – Warga Desa Gamici, Kacamatan Ibu, Kabupaten Halmahera Barat, mendadak digegerkan dengan kejadian gantung diri salah satu warga mereka.

Kejadian tersebut terjadi pada Selasa, sekira pukul 04.30 WIT dinihari. Korban yang diketahui bernama Samsudin Bosse (44) nekat menggantung diri dengan cara mengikatkan kain gorden di lehernya pada kayu atap rumahnya. Korban pertama kali ditemukan kakaknya, Sitiran Bosse (46).

Menurut Sitiran, sekira pukul 03.00 WIT, dirinya terbangun dan melihat korban sementara mondar-mandir di dalam rumah. Sitiran tidak mengetahui apa yang akan dilakukan korban. Tak ada kecurigaan, Sitiran kemudian kembali tidur.

“Sekitar pukul 04.30 WIT saya bangun memasak air, tiba di dapur saya melihat ada sebuah tangga yang bersandar didinding dan saya mengira korban akan memperbaiki lampu. Setelah saya hampiri, ternyata dia (korban, red) sudah dalam posisi tergantung,” katanya.

Awalnya Sitiran mengira korban tidak apa-apa, meski dalam posisi tergantung. Namun setelah dipukul kakinya dan dicek, ternyata korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa lagi.

Sitiran menceritakan bahwa korban pernah mengatakan kepada salah satu tetangganya jika korban sering gelisah lantaran depresi yang disebabkan korban mengalami kebutaan selama dua tahun.

“Mungkin karena depresi, sehingga membuat korban nekat mengakhiri hidup dengan gantung diri,” ujarnya.

Kapolsek Ibu, IPDA Selda Audina, saat di konfirmasi membenarkan adanya peristiwa gantung diri tersebut.

“Iya ada kejadian gantung diri,” terang Selda.

Pihaknya saat ini sudah turun ke tempat kejadian perkara guna melakukan penyelidikan dan pengumpulan data serta pemeriksaan saksi-saksi dan kemudian berkoordinasi dengan pihak Puskesmas Ibu untuk melakukan pemeriksaan secara medis. (yadi/red)

banner 1080x1080
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *