banner 1080x1080 banner 1080x1080 banner 1080x1080

Terkuak, Jumlah Pegawai dan Data Penerima Gaji di Pemkab Halbar Berbeda

  • Bagikan
Kantor DPRD Halbar. (Istimewa)
banner 468x60

PENAMALUT.COM, JAILOLO – Jumlah pegawai negeri sipil (PNS) dengan data penerima gaji bagi PNS di Kabupaten Halmahera Barat terdapat selisih.

Berdasarkan data pegawai yang tercatat di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Halbar sebanyak 3.873 orang. Sementara data Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) PNS penerima gaji sebanyak 3.736 orang. Terdapat selisih 137 orang.

Hal ini membuat DPRD Kabupaten Halmahera Barat membentuk panitia khusus (Pansus) guna menelusuri selisih data tersebut.

Wakil Ketua I DPRD Halbar, Robinson Missy mengatakan, pihaknya telah membentuk Pansus untuk menelusuri selisih data ASN yang tercatat di BKD dan BPKD. Rencananya Jumat pekan ini sudah diparipurnakan.

“Dari jumlah itu, terdapat selisih jumlah ASN penerima gaji sebanyak 137 orang,” ungkapnya saat ditemui wartawan di gedung DPRD Halbar, Rabu (14/7) tadi.

Pembentukan Pansus ini, kata dia, selain menelusuri perbedaan data ASN, juga untuk menelusuri aset-aset Pemkab Halbar yang ada di Ternate maupun daerah lain.

Pansus ini diberi nama Pansus ASN dan Pansus Aset Daerah. Kapan mulai aksinya, kata Robinson, setelah diparipurnakan.

“Kami akan mengambil langkah-langkah untuk penelusuran dua permasalahan ini dengan masa kerja Pansus kurang lebih enam bulan ke depan,” jelas politisi partai Golkar ini.

Terkait aset daerah, lanjut Robinson, pansus akan melakukan penelusuran aset-aset yang ada di Kota Ternate maupun diluar daerah lainnya. Aset tersebut saat ini sudah banyak ditempati masyarakat, sehingga akan dicari jalan keluar yang tidak merugikan kedua belah pihak.

“Ini nantinya akan masuk pada temuan pansus, sehingga rekomendasinya seperti apa, akan kita putuskan bersama pemerintah daerah nantinya,” tutupnya. (yadi/ask)

banner 1080x1080
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *