Bupati Frans Akui Banyak ASN Terlibat Politik Saat Pilkada

  • Bagikan
Bupati Halut, Frans Manery. (Istimewa)

PENAMALUT.COM, TOBELO – Bupati Kabupaten Halmahera Utara, Frans Manery, mengakui banyaknya aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemkab Halut terlibat politik saat pemilihan bupati (Pilbup) lalu.

Ini dikemukakannya Frans usai melantik 15 pejabat eselon III dan IV bertempat di Kantor Bupati Halut, Rabu (28/7) tadi.

Menurut Frans, ia punya mengalmaan pahit sejak lima tahun kemarin, dan lebih pahit lagi pengalaman berpemerintahan sejak pilkada dan terjadi konflik yang cukup besar, karena banyak ASN tidak taat dan melanggar sumpah.

Meski demikian, secara pribadi ia tidak akan marah kepada ASN yang terlibat politik. Bupati dua periode ini mengajak semuanya agar bersama-sama memulai sambil tidak menyalahi perundang-undangan sesuai janji dan sumpah yang telah diucapkan.

“Untuk itu, pejabat yang baru saja dilantik jangan merasa posisinya sudah aman. Sebab kita akan terus mengevalusi dan memantau kinerja pejabat yang baru saja dilantik setiap bulan sampai Desember nanti. Kalau ada pejabat yang kinerja buruk, maka akan diberikan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegas Bupati.

Bahkan Frans menyarankan pejabat yang tidak mampu bekerja bersama dengan pemerintahannya, agar segera mundur dan cari pekerjaan lain. Sebab di Halut, kata dia, butuh orang-orang yang mau bekerja sama.

Politkus partai Golkar ini berharap sedapat mungkin tiga bulan ke depan struktur pemerintahan sudah mulai berjalan normal. (fnc/ask)

banner 1280x960
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!