Dianggarkan Tiga Tahap, Pembangunan Kantor Desa Lekosula Mangkrak

  • Bagikan
Pembangunan gedung kantor Desa Lekosula, Kepulauan Sula. (Isrudin Penamalut)

PENAMALUT.COM, SANANA – Pembangunan Kantor Desa Lekosula, Kecamatan Mangoli Barat, Kabupaten Kepulauan Sula, mangkrak.

Pembangunan kantor desa yang dianggarkan tiga tahap sejak tahun 2020 hingga 2021 melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Kawasan Pemukiman (PUPRKP) dengan anggaran kurang lebih 598 juta hingga kini tak kunjung tuntas.

Alias, salah satu warga Desa Lekosula mengatakan pembangunan kantor Desa Lekosula pada tahap pertama dinggarkan 200 juta rupiah.

Proses pekerjaannya tidak sesuai rancangan anggaran biaya (RAB). Di mana dalam RAB, pekerjaan itu menggunakan tiang besi dan ring balok menggunakan besi 12 mm, hanya saja pada saat itu mantan Kapala Dinas PUPRKP Kepsul Nursale Bainuru memerintahkan untuk ganti dengan besi 10 mm.

Sementara untuk besi begel yang didalam RAB seharusnya besi 8 mm, hanya diganti dengan besi 6 mm. Bahkan oleh iparnya mantan Kadis PUPRKP, besi tersebut disuruh ganti dengan besi begel 4 mm.

Untuk pekerjaan tahap II dianggarkan Rp 199.796.580 dengan Nomor kontrak: 22/SP/MT/DPUPRKP-KS/V/2020. Proyek yang dikerjakan CV. Jaya Lestari ini juga tak selesai.

Pada tahun 2021 masih di jaman Hemdrata Theis selaku Bupati Kepsul, proyek tersebut kembali dianggarkan dengan nilai nontrak: Rp 199. 838.965 yang dikerjakan CV. Permata Hijau. Proyek ini sesuai tanggal SPK 7 April 2021, namun sampai saat ini belum juga selesai.

“Hingga saat ini, pembangunan Kantor Desa Lekosula belum ditempati. Dan ini menjadi pekerjaan rumah buat pemerintah FAM-SAH,” tandas Alias.(is/ask)

banner 680x680 banner 1280x473
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!