Wali Kota Langsung Perintahkan Tindaklanjut Temuan Retribusi Pasar

  • Bagikan
Plt Kepala Bappelitbangda Kota Ternate, Rizal Marsaoly. (Karno Penamalut)

PENAMALUT.COM, TERNATE – Upaya Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate bernegosiasi dengan Pemerintah Kota Ternate untuk mengembalikan temuan BPK terhadap pungutan retribusi pasar senilai 1,8 miliar tahun 2019-2020, langsung ditindaklanjuti Wali Kota, M. Tauhid Soleman.

Wali Kota langsung memerintahkan kepada Bapelitbangda untuk mengkroscek langsung ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) atas temuan tersebut.

Plt Kepala Bappelitbangda Kota Ternate, Rizal Marsaoly, menyampaikan bahwa besok pihaknya bersama wakil Wali Kota Jasri Usman akan mengunjungi pasar untuk melihat kondisinya.

“Setelah dari situ, kita akan lakukan pembahasan terkait hasil temuan BPK sebesar 1,8 miliar yang saat ini sedang diupayakan Kejari untuk pengembalian,” jelas Rizal saat ditemui wartawan, Kamis (29/7) tadi.

Ia berujar, dengan mengunjungi pasar, harapannya bisa mengetahui kondisi di masa pandemi covid ini ada hal-hal yang perlu dibenahi, termasuk temuan BPK.

Ia mengaku, situasi di pasar agak kompleks. Sehingga harus lebih hati-hati.

“Intinya kita turun dulu di lapangan dan melihat kondisinya seperti apa, nanti baru dikonsepkan untuk menata ke depannya seperti apa,” jelasnya.

Sementara Wakil Wali Kota Ternate, Jasri Usman, menyatakan akan berkunjung langsung ke pasar dan Dinas Perindag.

“Besok pagi kita akan ke lokasi untuk mengecek langsung di beberapa tempat yang menurut saya harus butuh lebih sentuhan,” tandasnya. (ano/ask)

banner 1280x960
banner 120x600
  • Bagikan

Respon (1)

  1. Tupoksi yg salah hasilnya pun akan salah dan terjadilah masalah ini.dari hulu sampai ke hilir tidak ada itu cerita DInas perindag batagi restribusi pasar. Tupoksinya adalah,menjamin kelancaran distribusi kebutuhan 9 bahan pokok(sembako) dan menyampaikan laporan perkembangan harga kebutuhan pokok masarakat, dan tugas tugas lainya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!