DPRD dan Pemkab Sula Ditantang Tutup Paksa CV Azzahra Karya

  • Bagikan
Massa aksi saat menggelar unjuk rasa di DPRD Sula yang ditemui Sekretaris DPRD Sula. (Isrudin/Penamalut)

PENAMALUT.COM, SANANA – Solidaritas Gerakan Masyarakat Wailoba (SGMW) menggelar aksi menolak beroperasinya perusahaan kayu, CV Azzahra Karya di Desa Wailoba, Mangoli Tengah, Kabupaten Kepulauan Sula.

Aksi yang digelar di depan kantor DPRD Sula, Senin (9/7) pagi, mendesak kepada DPRD dan Pemerintah Kabupaten Sula untuk menutup aktivitas CV Azzahra Karya.

Koordinator aksi, Riski Leko menyampaikan, kerusakan lingkungan yang mengakibatkan bajir seringkali terjadi di Kecamatan Mangoli Tengah. Ini karena ulah dari tangan manusia yang tidak bertanggung jawab.

“Kenapa Pemerintah Provinsi Maluku Utara kembali memberikan izin kepada CV Azzahra Karya untuk beroperasi di Desa Wailoba. Untuk itu kami menolak keras atas kehadiran CV Azzahra Karya ini,” tegasnya.

Menurut korlpa aksi, sesuai rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi II DPRD Sula dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) serta UPTD Dinas Kehutan Cabang Sula, ditemukan banyak permasalahan terkait izin operasi CV Azzahra Karya.

Secara administrasi,.izin operasi CV Azzahra Karya bermasalah. Mereka belum mengantongi izin lokasi operasi yang dikeluarkan oleh DPMPTSP Malut.

“Untuk itu, kami menantang DPRD dan Pemkab Sula agar menutup paksa aktivitas CV Azzahra Karya ini,” desak Korlap menutup. (ish/ask)

banner 1280x960
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!