Kejati Malut Kembali Periksa 3 Saksi Terkait Kasus Perusda Ternate

  • Bagikan
Kantor Kejaksaan Tinggi Malut. (Rustam)

PENAMALUT.COM, TERNATE – Kejaksaan Tinggi Maluku Utara kembali melakukan permintaan keterangan kepada 3 orang saksi
terkait dugaan korupsi dana penempatan investasi pada Perusda PT Holding Company Ternate Bahari Berkesan.

Kasi Penkum Kejati Malut, Richard Sinaga membenarkan permintaan keterangan tersebut.

“Hari ini kami lakukan permintaan keterangan 1 orang dari pihak Pemkot dan kemarin 2 orang, yakni dari Kimia Farma dan anak perusahaan,” kata Richard kepada wartawan, Rabu (25/8).

Sejauh ini, lanjut Richard, sudah ada 18 orang saksi yang dimintai keterangan.

Permintaan keterangan yang dilakukan masih terus berlanjut agar membuat terang dugaan kasus yang sedang ditangani itu.

Sekadar diketahui, kasus ini dilaporkan Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Bantuan Hukum Pembela Tanah Air (LBH PETA).

Di mana pada tahun 2019, sebanyak Rp 5 miliar ke Perusda Bahari Berkesan. Kemudian anggaran tersebut dibagikan kepada tiga anak Perusda, yakni PT BPRS Bahari Berkesan dengan nilai Rp 2 miliar, PT Alga Kastela Rp 1,2 miliar, dan Apotek Bahari Berkesan Rp 1,8 miliar. (red)

banner 1280x960
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!