Kejari Sula Dalami Dugaan Pemotongan DAK Diknas, 10 Orang Sudah Dipanggil

  • Bagikan
Plh Kasi Intel Kejari Sula, Bagas Andi Setiyawan. (Isrudin/Penamalut)

PENAMALUT.COM, SANANA – Dugaan pemotongan Dana Alokasi Khusus (DAK) pada Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Sula tahun 2020 terus diusut Kejaksaan Negeri (Kejari) Sula.

Dugaan pemotongan DAK senilai 21,5 miliar yang diperuntukan untuk pembanganuan fisik Taman Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) itu mencuat setelah ditemukan panitia khusus (Pansus) DPRD Sula.

Pansus DPRD kemudian melaporkan temuan tersebut ke Kejari Sula. Setelah mendapatkan laporan tersebut, Kepala Kejari Sula langsung menerbitkan surat perintah penyelidikan yang dikeluarkan pada 18 Agustus 2021 lalu.

Kasi Intel Kejari Sula, Bagas Andi Setiyawan mengatakan, berdasarkan surat perintah penyelidikan itu, tim penyelidik kemudian mengundang beberapa pihak untuk dimintai keterangan.

“Kita dalami dulu. Kita lakukan penyelidikan untuk mengetahui secara pasti, apakah ada tindakan perbuatan melawan hukum atau tidak,” ujar Bagus saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (27/8).

Sampai saat ini, kata Bagas, pihaknya sudah mengundang 10 orang untuk dimintai keterangan. 10 orang ini terdiri dari pihak sekolah 7 orang dan dari pihak Diknas 3 orang.

Untuk membuat kasus ini secara terang benderang, pihaknya pekan depan akan memanggil 10 orang lagi guna dimintai keterangan.

“10 orang yang dipanggil pekan depan ini berbeda orangnya,” tuturnya.

Sekadar diketahui, informasi yang dihimpun wartawan, pemotongan DAK ini diduga dilakukan oleh salah satu oknum kepala seksi di Diknas Sula.

Pada pencairan tahap pertama sebesar 40 juta dan dipotong 10 persen. Tahap kedua pencairan 80 juta juga dipotong sekitar 15 persen, dan tahap ketiga juga demikian. (ish/ask)

banner 1280x960
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!