DPRD Halbar Sebut “Gurita Pasifik” Membayangi Kabinet JUJUR

  • Bagikan
Kantor DPRD Halbar. (Istimewa)

PENAMALUT.COM, JAILOLO – Anggota DPRD Halmahera Barat, Fandi Ibrahim, menduga kabinet James Uang dan Jufri Muhammad (JUJUR) dengan slogan Diahi dibayang-bayangi oleh pihak luar.

Dugaan ini bukan tanpa bukti. Bahkan Sekretaris Komisi III DPRD Halbar ini mengistilahkan “Gurita Pasifik” telah hadir di Pemerintah Kabupaten Halbar di bawah kepemimpinan Bupati James Uang dan Wakil Bupati Jufri Muhammad.

Istilah ini disematkan Fandi kepada sejumlah pejabat di lingkup Pemkab Halbar yang dikirim dari Kabupaten Pulau Morotai.

“Saya bukan lagi menduga, tapi menuduh. Saya punya fakta-fakta yang ril untuk membuktikan pernyataan ini. Bisa kita runut bahwa saya melihat Gurita Pasifik mulai bergerak di Halmahera Barat. Gurita oligarki ini telah dimainkan di Halbar,” ujarnya saat ditemui wartawan di Kantor DPRD, Selasa (31/8) kemarin.

Anggota Fraksi Golkar ini membeberkan fakta istilah Gurita Pasifik itu dengan pengangkatan Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan (ULP) Halbar dari yang merupakan mantan staf ULP di Kabupaten Pulau Morotai, Kadis PUPR Halbar yang juga mantan Kadis PUPR Pulau Morotai. Begitu juga dengan pengangkatan Ketua Percepatan Penataan Kota Jailolo juga dari Morotai.

Tuduhan Fandi ini juga dibuktikan dengan polemik tender proyek pekerjaan jalan sirtu Desa Guaeria yang sebelumnya dimenangkan PT TUS, namun belakang dianulir dan ditender ulang yang kemudian dimenangkan PT Dodoro Pantai Indah Selatan yang berlamat di Kabupaten Pulau Morotai.

Hal ini kemudian memicu kemarahan DPRD Halbar. Lembaga wakil rakyat ini merasa direndahkan lantaran rekomendasi yang dikeluarkan itu tak digubris PUPR.

Mereka mengancam akan menggunakan kewenangan mereka secara yuridis terhadap Pemkab Halbar. (adi/ask)

banner 680x680 banner 1280x473
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!