Direktur Perusda Sula Masih Dijabat Pengurus Parpol, Perda Penyertaan Modal Gagal Disahkan

  • Bagikan
Ketua Bapemperda DPRD Kepulauan Sula, Kadir Sapsuha. (Istimewa)

PENAMALUT.COM, SANANA – Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perusda) Kabupaten Kepulauan Sula, saat ini dijabat oleh orang yang berlatar belakang pengurus partai politik (Parpol).

Hal ini menjadi pemicu gagalnya pengesahan peraturan daerah (Perda) penyertaan modal pada perubahan anggaran 2021 oleh DPRD Sula.

Kepada media ini, Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Sula, Kadir Sapsuha mengatakan, Perda penyertaan modal tidak bisa dilanjutkan di APBD-P tahun 2021. Ini Banggar DPRD tidak menyetujuinya lantaran status Direktur Perusda serta dewan direksi blum mengundurkan diri dari pengurus partai politik.

Untuk itu, ia berharap Pemkab Sula bisa memperhatikan hal ini secepatnya. Sehingga Perusda bisa berjalan sesuai fungsinya untuk mendorong PAD Sula.

“Kami meminta kalaupun Pemda berkeinginan untuk mendapatkan target PAD yang lebih meningkat dan lebih besar pada tahun-tahun yang akan datang, Pemda mulai dari sekarang sudah harus mengoptimalkan seluruh SKPD,” pintanya.

SKPD yang harus segera dioptimalkan pendapatan itu yakni Dinas Perikanan dan Kelautan, Dinas Pariwisata serta dinas-dinas lain yang bisa menopang PAD.

“Jadi kita tidak selamanya mengharapkan PAD yang hanya berasal dari BUMD, yang kami inginkan  pemberian modal yang besar harus bisa menopang PAD Sula,” ujarnya.

Kadir bilang, pihaknya juga belum mengetahui sektor apa saja yang nanti digarap Perusda jika sudah diberikan modal untuk menopang PAD, serta membantu para Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang saat ini terdampak.

“Maka dari itu, kami harap Pemda bisa memperhatikan hal ini secepatnya,” harapnya. (ish/ask)

banner 1280x960
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!