Sekda Maluku Utara Hadiri Panggilan Kejati Terkait Dugaan Korupsi Uang Mami

  • Bagikan
Sekprov Malut, Samsuddin Abdul Kadir usai memberikan klarifikasi di Kejati Malut.

PENAMALUT.COM, TERNATE – Tim penyelidik Kejaksaan Tinggi rupanya serius menangani dugaan korupsi anggaran makan minum (Mami) di Biro Umum Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

Tak tanggung-tanggung, lembaga Adhyaksa ini memanggil Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Malut, Samsuddin Abdul Kadir untuk dilakukan klarifikasi terkait dugaan korupsi itu.

Pantauan wartawan di lapangan, Samsudin tampak menghadiri panggilan Kejati Malut menggunakan pakaian dinas lengkap pada Selasa (28/9) siang tadi.

Ia diperiksa sekira 4 jam dan dicecar sejumlah pertanyaan.

Ditemui usai pemeriksaan klarifikasi, Samsudin mengaku ia memberikan klarifikasi terkait dengan uang Mami yang laporannya ada di Biro Umum Pemprov Malut.

Samsudin menjelaskan, anggaran itu ditotalkan secara keseluruhan baik yang ada di sekertariat daerah khususnya Gubernur maupun di Wakil Gubernur.

“Jadi 10 miliar ini bukan di Biro Umum,” katanya

Mantan Kepala Bappeda Malut ini juga membantah adanya anggaran 2 miliar yang mengalir kepadanya.

Ia bilang, anggaran 2 miliar itu merupakan uang Mami untuk Sekprov Malut.

“Namun itu biaya makan minum, bukan untuk mengalir ke saya. Jadi klarifikasi ini untuk mencari tahu informasi yang beredar simpang siur itu,” jelasnya. (red)

banner 1280x960
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!