Hendra Karianga Jadi Narasumber Kegiatan Maper GMKI Cabang Ternate

  • Bagikan
Hendra Karianga saat berjabat tangan dengan Kapolres Ternate, AKBP Aditya Laksimada dalam kegiatan Mapera GMKI Cabang Ternate. (Istimewa)

PENAMALUT.COM, TERNATE – Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Ternate menggelar kegiatan Masa Perkenalan (Maper) ke XIX bagi mahasiswa baru tahun 2021 bertempat di gedung Gereja Masehi Adven Hari Ketujuh (GMAHK), Selasa (12/10) kemarin.

Ketua Pengurus Cabang Perkumpulan Senior (PCPS) GMKI Ternate masa bakti 2021-2024, Dr. Hendra Karianga, menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut.

Hendra dalam kesempatan itu menyatakan, sebagai generasi muda pada abad ini menjadi agen perubahan, sikap dan tutur kata harus cerdas dalam alam demokrasi, mimbar kebebasan harus dilakukan dengan menjunung tinggi etika dan moral dalam bingkai negara pancasila.

Selain itu, niilai-nilai pancasila harus terkristalisasi pada semua aspek kehidupan kebangsaan.

Terpisah, Ketua GMKI Cabang Ternate, Jufri Bayar menuturkan, walaupun dalam kondisi bangsa saat ini masih pandemi covid-19, namun ini merupakan tantangan bagi BPC GMKI Cabang Ternate dan juga panitia dalam melaksanakan kegiatan Maper.

“Kita harus tetap mengedepankan sikap optimisme bahwa kita bisa dan mampu melaksanakan kegitan Mapera, tapi tetap mematuhi dan  menjalankan protokol kesehatan. Masa perkenlan ini merupakan perintah konstitusi yang wajib dilaksnakan oleh seluruh badan pengurus cabang yang ada di Indonesia, salah satunya adalah GMKI Cabang Ternate,” ujarnya.

Ia bilang, untuk peserta yang mengikuti pembukaan Mapera sebanyak 120 peserta yang berasal dari beberapa perguruan tinggi, seperti Universitas Khairun Ternate (Unkhair) Ternate, Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU), Politeknik Kesehatan Kemenkes Ternate,
Universitas Terbuka (UT) dan perguruan tinggi lainnya.

“GMKI mengajak mahasiswa Kristen dan warga perguruan tinggi lainnya tanpa memandang dari mana mereka berasal. Khusus di GMKI Ternate, kader kita ada yang dari Papua ada yang dari Medan, dan yang mempersatukan kita adalah GMKI dibawah semangat Ut Omnes Unum Sint,” paparnya.

Jufri menambahkan, GMKI tidak membutuhkan kader yang hanya bermodalkan kegantengan dan kecantikan semata. Tetapi GMKI membutuhkan kader yang benar-benar bersedia untuk dibina, sehingga setelah dibina dan mengikuti setiap proses dalam gerakan, maka kader-kader tersebut akan menjadi pewaris tunggal dalam penatalayanan di bawah kaki gunung gamalama ini.

“Dalam pembukaan Mapera ini juga diadakan study meeting dengan tema pergerakan kaum muda dalam menegakan hukum di Indonesia untuk merawat persatuan dalam bingkai pancasila,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolres Ternate AKBP Aditya Laksimada yang juga membawa materi tentang penegakan hukum. (gon/ask)

banner 1280x960
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!