NMG, Marimabati dan Masyarakat Tanam Mangrove di Halbar

Sauasana penenaman mangrove di Halmahera Barat.

PENAMALUT.COM, JAILOLO – Membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan lingkungan bukanlah pekerjaan mudah. Keanekaragaman lingkungan kadang kala bertabrakan dengan kebutuhan ekonomi masyarakat yang menyebabkan rusaknya lingkungan.

Melihat hal itu, pemilik Nuansa Media Grup (NMG), Irman Saleh, bersama Institut Marimabati Maluku Utara (Malut) berinisiatif melakukan penanaman bibit mangrove di Desa Tauro dan Desa Bukubualawa, Kecamatan Jailolo, Halmahera Barat (Halbar).

Penanaman mangrove berlangsung, Sabtu (18/6). Sebanyak 1000 bibit mangrove ditanam secara merata di dua desa tersebut. Tidak hanya NMG dan Marimabati, pihak lain juga turut dilibatkan. Seperti Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Disperkim-LH) Halbar, Sekretaris Kecamatan Jailolo, Kepala Desa Tauro dan Bukubualawa, serta masyarakat dan pemuda di dua desa juga turut dilibatkan.

CEO NMG, Irman Saleh mengatakan, penanaman bibit pohon mangrove akan sengat bermanfaat di masa mendatang. Di mana, dengan dibentuknya hutan mangrove dapat menahan arus air laut yang mengikis daratan.

“Semoga penanaman ini, ke depan bisa membawa dampak baik terhadap warga setempat,” ujar Irman, berharap.

Pohon Mangrove, kata dia, selain menjaga abrasi pantai, juga dapat menjadi pelindung bagi setiap ekosistem laut terutama ikan. “Ini kalau tidak dilihat, akan punya efek terhadap ekosistem laut,” tandasnya.

Dengan kemanfaatan itu, apa yang ditanam saat ini sama saja dengan memupuk kesadaran bersama agar lingkungan hidup ini dapat terus lestari. “Kegiatan ini akan terus kita lakukan, hingga pesisir Halmahera yang telah mengalami pengikisan air laut hingga ke darat dapat tertolong,” pungkas Irman. (tox/kep)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.