MAJANG  

Wali Kota tak Hadiri Salat Iduladha di Masjid Al-Munawwar

Gema takbir menjelang salat Iduladha di Masjid Raya Al-Munawwar. (Tanwin/NMG)

PENAMALUT.COM, TERNATE – Pemerintah Kota Ternate bersama MUI dan PHBI telah menetapkan pelaksanaan salat Iduladha pada 9 dan 10 Juli. Ini dilakukan agar perbedaan perayaan tidak menimbulkan polemik di tengah masyarakat.

Pada hari ini Sabtu (9/7), sebagian warga Ternate sudah melaksanakan salat Iduladha sesuai edaran Pemkot Ternate. Jemaah memilih memenuhi seluruh masjid yang melaksanakan salat Iduladha hari ini, termasuk di Masjid Raya Al-Munawwar Kota Ternate guna menjalankan salat berjamaah.

Amatan Nuansa Media Grup (NMG) di lapangan, ada pemandangan yang berbeda. Pasalnya, hanya sejumlah Pemkot yang menunaikan salat berjamaah di Masjid Raya Al-Munawwar, yakni Sekretaris Kota Ternate Jusuf Sunya, Ketua BTM Al-Munawwar Bachtiar Teng, dan sejumlah pimpinan OPD lainnya.

Sedangkan Wali Kota M. Tauhid Soleman tidak melaksanakan salat Iduladha berjamaah di Masjid Raya Al-Munawwar. Padahal orang nomor satu di Pemkot Ternate ini dijadwalkan salat Iduladha di Masjid Raya Al-Munawwar.

“Hari ini saya tidak tahu pak wali salat Iduladha di mana. Sedangkan pak wakil salat Id-nya besok hari Minggu tanggal 10 Juli,” ujar Sekkot Ternate, Jusuf Sunya.

Meski begitu, Jusuf meminta hal ini jangan dipertentangkan dan dijadikan polemik. Sebab persoalan keyakinan bukan domainnya negara dan pemerintah.

Di sisi lain, Jusuf mengapresiasi masyarakat Kota Ternate yang bakal melaksanakan salat Iduladha pada Minggu (10/7) besok. Warga Kota Ternate, kata dia, diberikan pilihan dan menentukan pelaksanaan salat Iduladha pada 9 atau 10 Juli, sehingga mereka bebas mengikuti keputusan Pemkot Ternate atau pemerintah pusat.

“Saya kira ini tidak ada perbedaan. Apalagi salat Id ini kan hanya sebuah sunah. Karena substansinya kita meneladani kisah Nabi Ibrahim dan Ismail, serta meneladani spirit untuk melakukan kurban,” pungkasnya. (tan)