Afriadi Soal Proyek Talud di Kalumata yang Roboh: Kembalikan Kerugian Negara, Kita Hentikan

Penyidik Polda Malut bersama ahli konstruksi saat mengambil sampel talud penahan tebing di Kalumata yang roboh. (Aksal/NMG)

PENAMALUT.COM, TERNATE – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku Utara berpotensi menghentikan penyelidikan dugaan korupsi proyek pembangunan talud penahan tebing di Kelurahan Kalumata, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, yang ambruk beberapa waktu lalu.

Proyek itu melekat di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Maluku Utara yang dianggarkan melalui APBD tahun 2021 senilai Rp 1,2 miliar lebih.

Direktur Reskrimsus Polda Malut, Kombes Pol Afriadi, mengatakan saat ini tim ahli konsultan sudah turun ke lokasi untuk pengambilan sampel dan selanjutnya diuji ke laboratorium.

Tim ahli saat ini lagi menghitung dan hasilnya seperti apa akan dilaporkan ke penyidik.

“Ada potensi kerugian keuangan negara apa dan berapa. Kalau di situ ada potensi kerugian keuangan negara, ya dari mana pihak yang bertanggung jawab,” ujarnya saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (30/8).

“Sanggup mengembalikan bisa kita hentikan. Tapi kalau tidak bisa dikembalikan, proses tetap dilanjutkan,” sambungnya.

Artinya, kata dia, apabaila rekanan sanggup mengembalikan kerugian negara pada proyek tersebut, maka penyidik menghentikan penyelidikannya.

“Karena kalau sudah dilakukan pengembalian, berarti sudah tidak ada kerugian keuangan negara, berarti aman.

Penyidik saat ini juga sudah memeriksa rekanan sudah diperiksa, namun kasus ini masih dalam tahap penyelidikan.

“Saksi yang telah diperiksa lebih dari 4 orang,” pungkasnya.

Sebelumnya pada Selasa (23/8) lalu, penyidik yang dipimpin langsung Kanit I Subdit III Ditreskrimsus Polda Malut, Kompol Riki Arinanda bersama tim ahli dari Asosiasi Perkumpulan Tenaga Ahli Konsultan Indonesia (Pertahkindo) Maluku Utara, Suriyaddin Usman dan disaksikan pihak rekanan, konsultan pekerjaan dan pemilik perusahan CV. Indi Rekacipta Persada melakukan pengecekan dan pengambilan sampel untuk diuji ke laboratorium.

Berdasarkan data yang dihimpun wartawan Nuansa Media Grup (NMG), proyek ini dikerjakan CV. Indi Rekacipta Persada dengan harga terkoreksi senilai Rp 1.275.839.960,54. Proyek ini kuat dugaan merupakan pokok pikiran (Pokir) salah satu anggota DPRD Provinsi Malut. (gon/ask)

Respon (13)

  1. Nice read, I just passed this onto a colleague who was doing some research on that. And he actually bought me lunch as I found it for him smile Thus let me rephrase that: Thanks for lunch! “To be 70 years young is sometimes far more cheerful and hopeful than to be 40 years old.” by Oliver Wendell Holmes.

  2. I’m not sure exactly why but this web site is loading extremely slow for me. Is anyone else having this issue or is it a problem on my end? I’ll check back later and see if the problem still exists.

  3. Heya i’m for the first time here. I found this board and I to find It really useful & it helped me out much. I hope to provide something again and aid others like you aided me.

  4. Wonderful beat ! I wish to apprentice while you amend your website, how could i subscribe for a blog web site? The account aided me a acceptable deal. I had been a little bit acquainted of this your broadcast offered bright clear concept

  5. It?¦s really a cool and useful piece of information. I am happy that you just shared this helpful info with us. Please keep us up to date like this. Thank you for sharing.

Komentar ditutup.