DAERAH  

Tarif Angkutan Laut Antar Daerah Disepakati 20 Persen

Suasana rapat penetapan dan pengawasan tarif angkutan laut. (Karno/NMG)

PENAMALUT.COM, TERNATE – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Maluku Utara dan Dishub kabupaten/kota bersama operator kapal menyepakati tarif angkutan laut lintas daerah sebesar 20-23 persen.

Ketua Dewan Pengurus Cabang Indonesia National ShipOwners Association (INSA) Rustam Hamzah mengatakan, dalam ketentuan PM 57 2016, kurang lebih 16 hari pemerintah menetapkan tarif melaui SK gubernur antar kabupaten kota yang telah disepakati hari ini. Sementara antar provinsi kurang sebulan baru disampaikan kepada masyarakat.

“Jadi hari ini kita baru menetapkan tarif dalam wilayah kabupaten/kota. Untuk antar provinsi kita menunggu keputusan Dirjen Perhubungan Laut,” katanya dalam rapat penetapan, pengendalian dan pengawasan tarif angkutan laut dan penyeberangan Provinsi Malut, di Royal Resto, Kamis (8/9).

Menurutnya, penetapan 20 persen itu rata-rata wilayah lokal, yakni Ternate-Makian-Kayoa-Gane Barat-Bacan. Kemudian juga Kabupaten Haltim ke kabupaten terdekat seperti Halut-Halteng. Sementara 23 persen yaitu Ternate-Morotai, Ternate-Taliabu dan Ternate-Sanana serta Ternate-Obi.

“Kalau di bilang untung dengan tarif 20-23 persen tidak juga. Tapi kita masih membiayai operasi-operasi selanjutnya. Artinya dengan harga ini, kami coba menurunkan kecepatanya, bahkan komponen-komponen yang lain kami akan turunkan agar dapat memenuhi kebutuhan para operator,” jelasnya.

Sementara, Kadishub Malut Armin Zakaria menuturkan, dalam waktu dekat pihaknya bakal mengumumkan harga tarif yang disepakati melalui rapat tersebut. Sebab kata dia, meskipun sudah ada kesepakatan bersama, tetapi harus diperkuat dengan SK Gubernur.

“Kita sudah sepakati, jadi tinggal menunggu tanda tangan SK Gubernur untuk diterapkan di daerah-derah mana saja yang kenaikannya 20-23 persen itu,” pungkasnya. (ano/tan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.