DAERAH  

Realisasi DAK di Kepulauan Sula Capai 25 Persen

Kepala BPKAD Kepulauan Sula, Gina Tidore. (Isrudin/NMG)

PENAMALUT.COM, SANANA – Realisasi dana alokasi khusus (DAK) yang digelontorkan pemerintah pusat ke Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula sebesar Rp 120,2 miliar. Namun, serapan anggaran hingga Oktober ini baru mencapai 25 persen.

DAK yang dikucurkan ini tersebar di 8 organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Sula, yakni Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas PUPRP, Dinas Perhubungan, Dinas Perkim, Dinas Pengendalian Penduduk dan KB, Dinas Perikanan dan Dinas Pertanian Sula.

“Kalau realisasi belanja itu presentasenya variasi di tiap OPD penerima DAK,” kata Plt. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kepulauan Sula, Gina Tidore kepada Nuansa Media Grup (NMG), Jumat (21/10).

Menurutnya, kalau patokan di keuangan itu para OPD pengelola DAK fisik harus segera menyerap dana yang masuk ke RKUD sebelum batas waktunya.

“Untuk tahap I sebesar 25 persen, sehingga itu harus diserap dan laporannya paling lambat 21 Oktober 2022. Setelah laporan penyerapan tahap I sudah dikirim, maka bisa mendapatkan kucuran dana tahap ke II sebesar 45 persen,” jelasnya.

Dari 8 OPD penerima DAK tahun 2022 ini, lanjut dia, hampir semua sudah mengirim data laporannya, kecuali Dinas Perkim dan Dinas Perhubungan Sula, yang sementara ini masih proses input laporan di OM SPAN.

“Tapi untuk kedua OPD ini juga sudah selesai menginput laporannya, sehingga tinggal ditandatangani. Insya Allah hari ini semua sudah rampung alias terlapor,” tuturnya.

Sementara itu, sistem pengelolaan DAK di daerah untuk kucuran tahap I sebesar 25 persen, setelah ada pelaporan baru dikucurkan lagi pada tahap berikutnya, yakni 45 persen dan seterusnya.

“Biasanya batas waktu pengelola DAK itu berakhir pada tanggal 15 Desember,” tutupnya. (ish/tan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *