Ikut Kegiatan Bimtek di Jakarta, 10 ASN Pemprov Malut Diduga Terjaring Razia Narkoba

Ilustrasi

PENAMALUT.COM, TERNATE – Publik Maluku Utara dihebohkan dengan informasi dugaan 10 ASN Pemprov Malut diamankan Polda Metro Jaya atas dugaan penyalahgunaan Narkoba.

10 ASN Pemprov ini merupakan staf pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Mereka adalah O, U, ZB, BI, S, I, R, IA, F, CO, dan U.

Mereka ini diketahui sedang mengikuti kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) penyusunan rencana kerja anggaran (RKA) dan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) yang berlangsung di Yello Hotel Harmoni, Jakarta. Kegiatan Bimtek ini merupakan inisiatif dari mantan Plt BPKAD Fitriawati Mutalib.

Informasi yang diterima wartawan, lima dari sepuluh orang tersebut dinyatakan negatif. Sementara lima lainnya positif. Meski demikian, mereka semua masih diminati keterangan secara intens oleh pihak kepolisian.

Belum ada informasi resmi dari pihak kepolisian terkait hal ini. Kepala Biro Humas Pemprov Malut, Rahwan K. Suamba saat dikonfirmasi mengaku, baru mendengar infomasi itu. Namun kevalidan informasi itu belum bisa dipastikan.

“Saya juga dengar informasi begitu, tapi apakah itu benar atau tidak saya masih cari tahu kebenarannya. Yang pasti nama-nama terduga yang beredar itu staf di BPKAD,” terangnya.

Sementara itu, pada Kamis (23/5) malam ramai beredar di WhatsApp grup terkait informasi penangkapan 10 ASN Pemprov Malut oleh Polda Metro Jaya. Mereka ini diketahui diamankan pada Rabu (22/5) malam.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada informasi resmi dari pihak terkait. (ask)