PENAMALUT.COM, LABUHA – Pembangunan sembilan gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Halmahera Selatan yang dikerjakan dengan dukungan Kodim 1509/Labuha mulai menunjukkan progres signifikan. Dari sembilan titik pembangunan, satu gedung di Kampung Makean telah rampung 100 persen, sementara beberapa lokasi lainnya telah mencapai progres hingga 90 persen.
Komandan Kodim (Dandim) 1509/Labuha, Letkol Inf. Syamsul, mengatakan pihaknya mendapat tugas membantu percepatan pembangunan gedung Kopdes Merah Putih sebagai bagian dari program pemerintah pusat. Menurutnya, pembangunan tersebut merupakan tanggung jawab PT Agrinas, sedangkan TNI berperan mendukung percepatan pelaksanaan di lapangan.
“Kami mendapat tugas untuk membantu percepatan pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih. Saat ini ada sembilan titik pembangunan yang kami laksanakan sesuai ketersediaan lahan. Dari jumlah itu, satu titik di Kampung Makean telah selesai 100 persen,” ujar Syamsul kepada wartawan, Jumat (31/7).
Ia menjelaskan, progres pembangunan tertinggi setelah Kampung Makean berada di Desa Lalubi, Desa Sumber Makmur, Kecamatan Bacan Timur, serta Desa Bibinoi yang telah mencapai sekitar 90 persen.
Sementara itu, pembangunan gedung KDMP di Desa Yomen, Desa Tabamasa, Desa Laluin, dan Desa Laromabati masih terus dikebut. Beberapa lokasi tersebut mengalami kendala distribusi material karena berada di wilayah yang cukup terpencil.
“Salah satu kendala kami adalah pengangkutan bahan material karena di lokasi pembangunan material tidak tersedia. Namun kami optimistis seluruh pembangunan dapat diselesaikan dalam waktu satu hingga dua bulan ke depan,” katanya.
Syamsul menegaskan pihaknya terus berupaya menyelesaikan seluruh pembangunan sesuai target agar koperasi segera beroperasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kami optimistis seluruh kegiatan ini dapat diselesaikan dalam satu sampai dua bulan ke depan. Sesuai arahan pimpinan, kami berupaya agar koperasi ini segera beroperasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Menurutnya, kehadiran Kopdes Merah Putih diharapkan memudahkan masyarakat memperoleh berbagai kebutuhan pokok, termasuk barang-barang bersubsidi dengan harga yang lebih terjangkau.
Terkait pendanaan, Syamsul menegaskan seluruh anggaran pembangunan berasal dari pemerintah pusat melalui PT Agrinas. Nilai pembangunan setiap gedung Kopdes mencapai sekitar Rp 1,3 miliar.
“Kalau anggaran pembangunan Kopdes Merah Putih ini langsung dari pusat, dengan nilai sekitar Rp1,3 miliar per koperasi. Jadi total anggarannya kurang lebih Rp10 miliar,” tandasnya. (rul/ask)
















