KNPI: Gubernur tidak Tegas dan Terlalu Lemah

0
Sekretaris DPD KNPI Maluku Utara, M Ardiyansyah. (Foto: Istimewa)

PENA – KNPI Maluku Utara menganggap ada pemandangan lain dalam pengusulan dan pelantikan caretaker bupati wali kota di Maluku Utara.

“Ada informasi beberapa nama yang diusulkan Gubernur Abdul Gani Kasuba, justru tidak diakomodir kementerian. Pada konteks itu justru memperlihatkan bahwa posisi gubernur tidak kuat,” ujar Sekretaris KNPI Malut, M Ardiansyah.

Menurutnya, selain itu ada pemandangan dugaan perebutan kekuasaan di internal Pemprov Malut. Hal itu bisa terjadi, karena gubernur tidak tegas dan terlalu lemah. Akibatnya, sesama pejabat di Pemprov Malut saling sikut untuk merebut kursi caretaker bupati wali kota.

“Ada pejabat yang belum lama menjabat pimpinan SKPD yang sudah dilantik caretaker bupati. Padahal, pejabat itu belum menunjukkan kinerja nya saat memimpin SKPD. Anehnya lagi ada caretaker dari kementerian. Apakah orang kita di daerah sudah tidak ada?,” kata Sekretaris KNPI Malut.

M Ardiansyah menilai, yang terjadi di Pemprov Malut sementara ini adalah saling rebut kekuasaan. Bagi dia, justru yang harus ditonjolkan itu berlomba lomba dalam meningkatkan kualitas kinerja.

“Itu sebabnya, KNPI menyarankan gubernur fokus membenahi tata kelola pemerintahan di Pemprov Malut. Gubernur jangan menganggap sepele hal hal yang sudah terjadi itu. Segera dibenahi, agar kinerja Pemprov tidak jalan di tempat,” tegasnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here