banner 1080x1080 banner 1080x1080 banner 1080x1080

DPRD Malut Desak Gubernur Evaluasi Kepala Dispora

  • Bagikan
Kantor DPRD Maluku Utara. (Istimewa)
banner 468x60

PENAMALUT.COM, SOFIFI – Kinerja Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Maluku Utara, Ansar Daaly, dinilai buruk.

Bagaimana tidak, akhir-akhir ini Ansar dihadapkan sejumlah masalah, mulai dari pengelolaan anggaran pekan olahraga nasional (PON) hingga konflik dengan internal Dispora (staf).

Ini membuat DPRD Malut mendesak kepada Gubernur Abdul Gani Kasuba agar mengevaluasi Kepala Dispora Ansar Daaly.

“Kami tidak mau melangkahi Gubernur, tapi kami minta agar yang bersangkutan (Kadispora) harus dievaluasi. Sebab jika tidak, maka terjadi ketidaknyamanan kerja antara staf dan pimpinan di Dispora,” desak Anggota DPRD Malut, Jufri Yakuba.

Hal yang sama juga disamapikan Ketua Komisi IV DPRD Malut, Haryadi Ahmad. Menurutnya, pihaknya sudah mendapat informasi keluhan dari sejumlah staf yang tidak sepakat dengan kebijakan yang dilakukan Kadispora.

Selain itu, masalah lainnya adalah tuntutan uang komite dan gaji para atlet yang belum dibayarkan. Hal ini yang kemudian berdampak pada pengunduran diri sejumlah atlet yang rencananya akan berlaga di PON Papua.

Pihaknya, kata Haryadi, juga akan mengadakan rapat dengan Dispora, pihak KONI dan Pertina. Paling lambat pekan depan akan dilakukan rapat untuk pecahkan masalah itu.

“Kasihan ini teman-teman yang menghadapi PON, tapi kondisi seperti ini. Tentu ini sangat mengganggu para atlet untuk meraih juara. Maka dari itu kami minta Kadispora ini harus dievaluasi,” pintanya.

Disisi lain, Pansus LKPJ Gubernur menemukan ketidakjelasan pelaksanaan anggaran kegiatan refocusing pada Dispora. Anggaran sebesar 1,6 miliar yang direalisasi sebesar 1,4 miliar lebih yang terdiri dari kegiatan pemuda relawan covid-19 direalisasi sebesar 791 juta.

Bantuan sembako bagi wirausaha muda direalisasi sebesar 227 juta. Pemeriksaan rapid tes bagi atlet  direalisasi sebesar 124 juta. Akan tetapi pelaksaan rapid test tidak dikenakan biaya.

Bantuan paket sembako bagi atlet. Pembangunan atau rehabilitasi sarana dan prasarana olahraga, terdiri dari 4 lapangan bola voli sebesar 641 lebih belum jelas kepemilikan tanah untuk pembuatan 4 lapangan bola voli.

Atas permasalahan tersebut, Pansus LKPJ Gubernur meminta kepada Gubernur AGK agar segera melakukan evaluasi kinerja Kepala Dispora.

Pansus juga meminta Inspektorat agar segera melakukan pemeriksaan dengan tujuan tertentu atas kegiatan refocusing pada Dispora. (Red)

banner 1080x1080
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *