banner 1080x1080 banner 1080x1080 banner 1080x1080

Dinilai Tidak Memberikan Manfaat, DPRD Minta PT. Antam Segera Angkat Kaki dari Maluku Utara

  • Bagikan
Sahril Tahir, Anggota Komisi III DPRD Malut. (Istimewa)
banner 468x60

PENAMALUT.COM, SOFIFI – Kehadiran PT. Aneka Tambang (Antam) di Pulau Gebe, Kabupaten Halmahera Timur, dinilai tidak memberikan manfaat terhadap masyarakat di Maluku Utara.

Oleh karena itu, perusahaan berpelat merah ini diminta agar secepatnya angkat kaki dari Maluku Utara.

“Tidak ada manfaat PT. Aneka Tambang di Maluku Utara. Saya minta secepatnya harus hengkang dari Maluku Utara,” pinta Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara, Sahril Tahir saat ditemui wartawan di gedung DPRD Malut, Senin (28/6) tadi.

Menurut Anggota Komisi III DPRD ini, dirinya menyesalkan kehadiran PT. Antam di Malut yang sejak tahun 1979 sampai hari ini belum memberikan manfaat secara langsung terhadap masyarakat.

“Kalau persoalan royalti memang iya, tapi berapa besarnya royalti itu untuk daerah ini. Yang kita minta itu dampak langsung dari kehadiran PT. Antam ini,” jelasnya.

Selain itu, kata Sahril, program pemberdayaan PT. Antam juga tidak jalan.

Ketua DPD Partai Gerindra Malut itu juga menyampaikan bahwa pada tahun 2014-2015, PT. Antam membawa 1,7 juta ton ore ke luar. Namun sampai saat ini tidak memberikan sepersen pun kepada Maluku Utara.

Untuk itu, ia menyarankan kepada Pemprov Malut untuk memproses hukum PT. Antam terkait pengangkutan ore 1,7 juta ton itu.

“Jangan karena perusahaan negara, lalu kewahiban terhadap rakyat diabaikan. Kalau begitu, maka PT. Antam harus tinggalkan dari daerah Malut. Hengkang saja dari sini,” tegasnya mengakhiri. (ask)

banner 1080x1080
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *