Reses, Masyarakat Idamdehe Keluhkan Masalah Air Bersih Hingga Penerangan Jalan

  • Bagikan
Anggota DPRD Halbar, Tamin Ilan Abanun melakukan Reses di Desa Idamdehe dan Idamdehe Gamsungi. (Haryadi/Penamalut)

PENAMALUT.COM, JAILOLO – Anggota DPRD Halmahera Barat, Tamin Ilan Abanun, melaksanakan reses di Desa Idamdehe dan Idamdehe Gamsungi, Kecamatan Jailolo, Kamis (19/8) malam.

Reses ini juga dihadiri tiga anggota Komisi I DPRD Halbar, Albert Hama, Joko Ahadi, dan Yan Frangky Luang.

Ada sejumlah permasalah yang disampaikan warga pada reses ini, mulai dari masalah air bersih hingga lampu penerangan jalan.

Warga Desa Idamadehe, Rino Lamo menyampaikan, ada satu permasalahan yang paling prinsip, yakni masalah air bersih.

“Kalau jaringan tidak ada, orang masih bisa hidup. Tapi kalau air tidak ada, maka orang akan mati,” ucapnya.

Saat ini warga Idamdehe hanya mengandalkan air hujan, jika satu minggu saja tidak turun hujan, maka warga kesusahan air.

“Sebab sumber air di Desa Idamdehe ini bukan dari mata air, tapi air mata,” sindirnya sembari mengaku ia pernah merasakan dalam sehari tidak bisa memasak, dikarenakan tidak ada air.

Oleh karena itu, dii meminta anggota DPRD Halbar yang hadir pada reses itu mencari dan memberikan solusi bagi warga Idamdehe dan juga Idamdehe Gamsungi.

Sementara Yanti Missy, warga Desa Idamdehe Gamsungi menyampaikan hal yang paling dibutuhkan di desanya adalah penerangan lampu jalan di dalam desa.

“Desa kami ini di malam hari sangat gelap, karena tidak adanya lampu jalan. Sangat disayangkan juga Dana Desa Idamdehe Gamsungi yang hanya 600 juta sekian, dan hanya dapat diperuntukkan untuk kebutuhan yang paling mendesak saja,” katanya.

Selain penerangan jalan, kata Yanti, warga juga butuh jalan tani. Sebab 90 persen warga di Desa Idamdehe Gamsungi berprofesi sebagai petani.

Warga dua desa itu juga meminta agar dibuatkan selokan. Ini karena setiap kali hujan, selalu saja jalan tergenang. Warga juga mengeluhkan terkait masalah jaringan.

Merespons aspirasi warga, Tamin Ilan Abanun menuturkan bahwa di kepemimpinan James Uang dan Djufri Muhammad, ada 15 program yang dicanangkan masuk dalam RPMJD. Salah satunya adalah selokan. Ia berjanji akan mengawal aspirasi yang disampaikan warga ini.

“Dan hasil reses ini saya akan tampung dan akan disampaikan saat paripurna bersama pemerintah daerah. Jadi apapun yang menjadi keluhan, akan segera disampaikan,” tukasnya.

Setelah selesai reses, Tamin juga membagikan sembako berupa beras 10 kg sebanyak 50 karung kepada para janda di dua desa tersebut. (adi/ask)

banner 680x680 banner 1280x473
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!