Kelangkaan BBM di Falabisahaya Sudah Diatasi

  • Bagikan
Kadiskop dan UMKM Sula, Djena Tidore. (Isrudin/Penamalut)

PENAMALUT.COM, SANANA – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula melalui Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Disperindagkop) dan UMKM berjanji akan berupaya mengatasi masalah kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Ibukota Kecamatan Mangoli Utara, tepatnya di Desa Falabisahaya.

Hal ini disampaikan Kepala Diskop dan UMKM Sula, Djena Tidore, Saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (2/9) tadi di ruang kerjanya.

Menurut Djena, kelangkaan BBM jenis premium yang terjadi beberapa hari belakangan ini membuat harga BBM bersubsidi di tingkat pengecer naik.

Warga kemudian melaporkan kepada Diaperindagkop atas kenaikan harga BBM tingkat eceran. Setelah menerima laporan itu, Disperindagkop kemudian berkoordinasi dengan pihak Pertamina untuk segera menyuplai kebutuhan minyak ke Falabisahaya.

Kelangkaan BBM ini dipicu lantaran kapal pemuat minyak rusak, sehingga harus digantikan dengan kapal yang baru.

“Memang benar, dua minggu lalu terjadi kelangkaan BMM jenis premium. Akibatnya para pengecer menjual dengan harga yang tinggi, yanni 16 ribu per liter. Tapi sekarang sudah kami koordinasi dan sudah lakukan penertiban,” katanya.

Ia bilang, saat ini harga BBM di tingkat pengecer sudah kembali kembali normal setelah dilakukan penertiban.

“Saya sudah cek ke Camat Mangoli Utara, Alhamdulillah di pengecer juga harganya sudah stabil,” jelasnya.

Djena berharap masyarakat Falabisahaya berperan aktif agar menyampaikan informasi apabila ada permainan harga minyak di SPBU maupun di kalangan masyarakat, agar dilaporkan dan akan ditindak.

“Apabila ada permainan harga, baik di tingkat SPBU maupun pengecer, kami sebagai lembaga pengawas pemerintah akan merespons dan menindak sesuai regulasi yang berlaku,” tegas Djena mengakhiri. (ish/ask)

banner 680x680 banner 1280x473
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!