Penanganan Perkara Pidum di Kejari Halut Meningkat, Tipikor Hanya 2 Perkara

Kepala Kejari Tobelo, Agus Wirawan Eko Saputro.

PENAMALUT.COM, TOBELO – Penanganan perkara tindak pidana umum (Pidum) oleh kejaksaan Negeri (Kejari) Tobelo, Halmahera Utara, pada tahun 2021 ini meningkat.

Sebelumnya, penanganan perkara Pidum pada tahun 2020 sebanyak 70 perkara. Pada tahun ini 2021 kemarin, meningkat menjadi 90 perkara.

“Peningkatan ini karena orang berani melapor, maka meningkatlah penanganan perkara Pidum,” kata Kepala Kejari Tobelo, Agus Wirawan Eko Saputro, saat di temui di ruang kerjanya, Rabu (12/1).

Untuk perkara Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun). Dari perkara Datun ini, pihaknya berhasil menyelamatkan keuangan Negara sebanyak Rp 460 juta yang ditunggak pengguna Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

“Harusnya mereka membayar, namun mereka menunggak dan sebagainya, sehingga BPJS meminta bantu kita untuk melakukan sosialisasi dan mengundang para penunggak ini, dan akhirnya terkumpul sebanyak Rp 460 juta dan disetor ke BPJS,” tuturnya.

Sementara untuk perkara tindak pidana korupsi (Tipikor), pihaknya menangani dua kasus, yakni anggaran hibah Panwaslu Halut senilai 4,8 miliar dan tambatan perahu di Kecamatan Loloda senilai 1,8 miliar.

Untuk kasua dana hibah Panwaslu, sebelumnya kasus tersebut dilakukan praperadilan dan kemudian dilakukan penyidikan ulang. Saat ini masih ditangani.

Sedangkan kasus tamnatan perahu senilai 1,8 miliar di Kecamatan Loloda, saat ini sudah ditingkatkan ke penyidikan. Pelerjaan proyek ini diduga telah merugikan keungan Negara. (fnc/ask)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.