DAERAH  

Seminar Habar Sua di Event FTW

Kegiatan seminar Habar Sua yang berlangsung di lokasi FTW. (Isrudin/NMG)

PENAMALUT.COM, SANANA – Festival Tanjung Waka (FTW) yang berlangsung beberapa hari ini di Desa Fatkauyon, Kecamatan Sulabesi Timur, Kabupaten Kepulauan Sula, dirangkaikan dengan sejumlah kegiatan. Salah satunya adalah seminar Habar Sua.

Seminar ini dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan (Diknas) Kabupaten Kepulauan Sula yang mengangkat tentang tanaman kakau, madu Sula, dan Budaya Sula.

Kapala Dinas Pendidikan Sula, Rifai Haitami menjelaskan, seminar ini bertujuan untuk mengangkat adat dan kebudayaan masyarakat Sula. Salah satu budaya yang peelu didorong adalah bahasa daerah Sula.

“Masyarakat berkeinginan agar bagimana bahasa daerah Sula didorong untuk masuk dalam kurikulum lokal di satuan pendidikan, baik tingkat SD maupun SMP. Hal ini juga sudah didorong oleh DPRD Sula. Makanya seminar ini tujuannya ke sama,” kata Rifai kepada wartawan, selasa (29/3).

Menurut dia, bahasa daerah ini merupakan bahasa lokal yang perlu dilestarikan agar tidak punah dan hilang dari generasi akan datang. Sebab bahasa daerah merupakan identitas orang Sula.

Selain itu, baju adat Sula baik untuk lelaki maupun wanita yang belum ditetapkan. Begitu juga sejarah Sula yang belum dibukukan.

“Ini menjadi tugas besar kita semua. Selesai dari kegiatan FTW ini Diknas dan Dinas Parawisata bekerja sama untuk membentuk tim penelitian adat daerah (TPAD) dari Universitas Khairun untuk menyusun untuk menyusun pokok pikiran kebudayaan daerah (PPKD) Sula.

Setelah dibentuk TPAD, selanjutnya akan dilakukan kajian pada empat suku besar di Sula.

Sementara terkait denga kakau Sula, kata Rifai, dari Dinas Pertanian Sula masih banyak kekurangan tenaga penyuluh, khusuanya di penanaman kakau. Padahal tanaman kakau di Sula saat ini menjadi tanaman yang fantastis untuk dikonsumsi oleh masyarakat, maka ini juga menjadi rekomendasi untuk didorong dan diperhatikan.

“Kami berharap dengan adat dan budaya di Kepulauan Sula yang belum tertulis dan menjadi perbedaan persepsi ini secepatnya ditetapkan menjadi PPKD Sula agar bisa digunakan dalam hal adat dan budaya,” harapnya menutup. (ish/ask)

Respon (7)

  1. I don’t even know how I ended up here, but I thought this post was good. I do not know who you are but certainly you’re going to a famous blogger if you are not already 😉 Cheers!

  2. Ping-balik: buy new passport
  3. I’d have to verify with you here. Which is not one thing I often do! I enjoy reading a put up that can make people think. Also, thanks for permitting me to comment!

  4. I loved as much as you will receive carried out right here. The sketch is tasteful, your authored material stylish. nonetheless, you command get got an shakiness over that you wish be delivering the following. unwell unquestionably come more formerly again as exactly the same nearly a lot often inside case you shield this increase.

Komentar ditutup.