BBM Naik, Disperindag Halut: Sudah Menjadi Hukum Alam

Kadis Perindah Halmahera Utara, Nyoter Koenoe. (Chido/NMG)

PENAMALUT.COM, TOBELO – Pemerintah resmi menaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite dan Solar. Ini tentu akan berdampak pada kebutuhan ekonomi masyarakat terutama mereka yang memiliki pendapatan lemah.

Kepala Diserindag Halut Nyoter Koenoe kepada Nuansa Media Grup (NMG) mengatakan, kenaikan harga BBM disertai dengan kenaikan harga bahan pokok (Bapok) ini sudah menjadi hukum alam.

“Jadi kita mengantisipasi saja, karena nanti ada langkah-langkah taktis dari pemerintah pusat ketika terjadi kenaikan bahan pokok yang cukup tinggi, maka pemerintah daerah sudah punya langkah taktis juga,” katanya, Senin (5/9).

Pihaknya, kata dia, juga mengakui akan terus mengawasi kebutuhan bahan pokok masyarakat, sehingga dengan kenaikan harga BBM ini tidak terlalu menyulitkan masyarakat.

“Kita akan terus mengawasi, karena kalau harga naik pasti ada stok baru, kalau stok lama harus menyesuaikan,” tuturnya.

“Kita harus memahami logika pasar. Kalau ada stok kemudian tiba-tiba harga sudah naik, maka itu adalah stok lama. Yang seperti inilah kita akan tetap memantau perkembangan harga sembako di pasaran yang sering dinaikan oleh pedagang,” sambungnya mengakhiri. (fnc/tan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.