Kejari Sula Diminta Usut Anggaran Desa Wainib

Puluhan massa aksi mendesak Kades Wainib, Arman Duwila, dicopot. Selain itu, massa aksi juga mendesak Kejari mengusut dugaan korupsi anggaran Desa Wainib. (Isrudin/NMG)

PENAMALUT.COM, SANANA – Sejumlah massa aksi mendatangi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Sula, Kamis (15/9) tadi. Kedatangan massa aksi ini mendesak Kejari mengusut penggunaan anggaran Desa Wainib, Kecamatan Sulabesi Selatan.

Salah satu orator aksi, Adrian Galela menyampaikan bahwa penggunaan anggaran baik anggaran dana desa (ADD) maupun dana desa (DD) Wainib diduga disalahgunakan Kepala Desa Wainib, Arman Duwila.

“Maka dari itu, Kejari Sula harus mengusut hingga tuntas,” desaknya.

Adrian membeberkan dugaan korupsi penggunaan anggaran desa itu diantaranya tunjungan guru ngaji yang tidak dibayar, tunjangan petugas air bersih selama dua triwulan belum dibayar. Tunjangan petugas air bersih ini sebelumnya dibayar, namun tidak sesuai dengan SK.

Selain itu, tunjangan aparat desa yang diberhentikan dan penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) juga tidak tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak menerima.

“Bahkan Kades memberhentikan aparat desa tidak sesuai peraturan Permendagri, sehingga membuat rakyat geram dan melakukan demonstrasi,” ujarnya.

Selain melakukan aksi di Kantor Kejari, massa juga melakukan aksi di kantor Inspektorat. Mereka mendesak Bupati Fifian Adeningsi Mus untuk mencopot Kades Arman Duwila dari jabatannya. (ish/ask)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.