Jelang Pemilu 2024, PAN Malut Gelar ToT untuk Para Saksi

Suasana ToT Pelatihan Saksi PAN se-Maluku Utara. (Tanwin/NMG)

PENAMALUT.COM, TERNATE – Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional (PAN) Maluku Utara menggelar Training of Trainer (ToT) Pelatih Saksi Pemilu 2024 tingkat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN se-Maluku Utara.

Kegiatan tersebut melibatkan kurang lebih 50 peserta calon pelatih saksi. Mereka diberi pelatihan untuk menambah pemahaman dan kemampuan mengenai saksi pemilu.

Ketua DPW PAN Malut, Iskandar Idrus, mengatakan ToT sendiri adalah agenda Partai PAN, di mana sudah menjadi rangkaian dari tindaklanjut PAN setelah dipastikan lolos pemilu.

Iskandar menyebut, saksi PAN kurang lebih 3.400 TPS. Di Maluku Utara sendiri, pihaknya sudah merekrut hampir 98 persen per satu TPS dua orang saksi, sehingga hari ini ditindaklanjuti dengan pelatihan saksi.

“Jadi hari ini perwakilan DPD PAN se-Malut akan ditugaskan ke masing-masing kabupaten kota untuk melatih saksi yang ada di TPS di masing-masing wilayah, sehingga semua saksi akan memahami tentang mekanisme pelaksanaan pemilu,” kata Iskandar dalam konferensi pers, di Hotel Grand Majang Ternate, Senin (17/10).

“Tadi kami juga melibatkan penyelenggara, yakni Bawaslu Malut untuk menjelaskan tugas-tugas saksi sebagaimana yang diatur oleh Undang-undang,” sambungnya.

Menurutnya, saksi ini menjadi sangat penting karena setiap kemenangan partai di pemilu itu sangat ditentukan oleh saksi. Sekalipun penyelenggaraan pemilu sudah ada, baik dari KPU maupun Bawaslu yang salah satu tugasnya mengawasi, tetapi partai sebagai peserta pemilu memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa pemilu berjalan sesuai dengan mekanisme yang ada.

“Saksi itu ingin memastikan bahwa tidak ada pelanggaran, karena yang punya potensi untuk melakukan pelanggaran itu adalah penyelenggara,” jelasnya.

Lebih lanjut, Iskandar menuturkan bahwa satu TPS pihaknya menarget dua saksi. Kalau menggunakan TPS pemilu 2019 lalu, kata dia, kurang lebih ada 3.400 sekian, tetapi pihaknya belum mendapat data untuk Pemilu 2014 nanti, apakah saksi ditambah atau dikurangi.

“Namun kita memastikan di TPS, kita punya dua saksi. Dan sekarang Alhamdulillah sudah kurang lebih 7.400 sekian yang sudah kita rekrut,” tuturnya.

Semua peserta ToT, lanjut dia, sudah disiapkan sertifikatnya. Bagi yang tidak memiliki sertifikat, tidak bisa melatih saksi di TPS. Sebab itu menjadi syarat mutlak.

“Jadi saksi-saksi di level TPS akan kami lakukan training di zona Dapil kabupaten kota masing-masing. Misalkan di Kota Ternate ada empat dapil, kami akan lakukan di empat titik sesuai dengan Dapilnya. Begitu juga berlaku di kabupaten kota yang lain,” tandasnya. (tan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *