Polda Masih Periksa Saksi-saksi Kasus Dugaan Gratifikasi Auditor BPK

Direkur Ditreskrimsus Polda Maluku Utara, Kombes Pol Afriadi Lesmana. (Aksal/NMG)

PENAMALUT.COM, TERNATE – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku Utara masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi atas kasus dugaan gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang melibatkan auditor badan pemeriksaan keuangan (BPK), YA alias Yoga.

Di mana uang yang diterima YA dari hasil dugaan gratifikasi dan TPPU itu senilai Rp 15 miliar. Uang yang disetorkan itu disinyalir berkaitan dengan pemberian opini wajar tanpa pengecualian (WTP) kepada pemerintah daerah.

Drektur Reskrimsus Polda Malut, Kombes Pol Afriadi Lesmana, mengatakan pihaknya masih dalam pemeriksaan saksi-saksi. Sudah lebih dari 10 orang saksi yang diperiksa terkait masalah ini.

“Pemeriksaan saksi sudah banyak, namun untuk detail jumlahnya lupa. Tapi lumayan 10 orang lebih. Kalau untuk pemeriksaan saksi ahli belum,” tuturnya saat ditemui wartawan Nuansa Media Grup (NMG), Selasa (25/10).

Ia bilang, pemeriksaan ahli akan dilakukan, jika semua saksi-saksi sudah diperiksa. Setelah pemeriksaan saksi ahli, barulah dilakukan gelar perkara untuk menentukan kasus tersebut.

“Jadi untuk penetapan tersangka belum. Kita masih lakukan pemeriksaan saksi-saksi,” ujarnya.

Sekadar diketahui, beberapa waktu lalu penyidik Polda Malut menyita sejumlah uang yang diduga kuat dari hasil gratifikasi yang nilainya mencapai 1 miliar lebih. Penyidik juga telah melakukan pengecekan aset-aset dari hasil kejahatan yang diduga dilakukan oleh YA. (gon/ask)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *