Soal Rencana Pergantian Pejabat, Plt Gubernur Malut Diminta Prioritaskan Pejabat Bermasalah

Plt Gubernur Malut, M. Al Yasin Ali.

PENAMALUT.COM, SOFIFI – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Maluku Utara, M. Al Yasin Ali, berencana melakukan pergantian pejabat dalam waktu dekat ini.

Terkait hal itu, Al Yasin diminta agar memprioritaskan pejabat-pejabat yang bermasalah maupun pejabat yang memasuki usia pension.

”Sah-sah saja dan tidak ada masalah bila dilakukan rolling atau pergantian jabatan, karena itu merupakan wewenangnya (Plt Gubernur) untuk menjalankan tugas-tugas gubernur. Sebab gubernur saat ini sedang menjalani proses hukum,” kata akademisi Abdul Kadir Bubu saat ditemui wartawan Nuansa Media Grup (NMG), Kamis (4/1) tadi.

Menurut Dade sapaan akrabnya, M. Al Yasin baru saja diberi amanah untuk mengendalikan roda pemerintahan di Pemprov Malut. Sehingga apabila melakukan rolling besaran-besaran ditakutkan nantinya menjadi masalah  besar baginya.

Akademisi Fakultas Hukum Unkhair, Abdul Kadir Bubu. (Istimewa)

Sehingga itu, dia menyarankan Al Yasin agar tak gegabah. Sebab rolling atau pergantian pejabat besar-besaran itu bukan cara seorang pemimpin bekerja.

”Bukan disitu poinnya. Beliau (Plt Gubernur) bisa punya kemampuan menstabilkan keadaan yang ada atau tidak karena itu rolling bukan solusi. Sekali lagi solusi rolling adalah mereka-mereka yang sudah memasuki usia pensiun atau yang punya nilai bermasalah,” tandas dosen Fakultas Hukum Universitas Khairun (Unkhair) ini.

Kandidat doktor Universitas Islam Indonesia (UII) Jogjakarta itu juga menyarankan M. Al Yasin agar melakukan konsolidasi  internal SKPD agar seluruh kerja-kerja bisa berjalan dengan efektif dalam sisa waktu yang kurang lebih lebih 4 bulan lagi masa jabatannya.

”Pak gubernur yang sekarang itu mantan Bupati Halmahera Tengah dua periode, tentu beliau tahu dan sangat mengerti dengan desakan-desakan yang dilakukan oleh orang-orang di sekeliling dia. Sekali lagi saya tegaskan silahkan rolling, tapi terhadap mereka-mereka yang sudah bermasalah dan pejabat-pejabat yang telah memasuki usia pension,” pungkasnya. (ano/ask)

Respon (2)

  1. YG DULU AJA GONTA GANTI, GANTI HARI INI BSK BATAL ITU AJA TDK ADA YG BERSUARA BEGINI takut sampai. PAK GUB Jangan dengar statment sperti ini. Ganti saja, tong yg muda so muak.

Komentar ditutup.