Oknum Pegawai Kejati Maluku Utara “Sembunyikan” Saksi Korupsi dari Wartawan

LL alias Dani (belakang/kanan) terlihat mendampingi Muttiara saat dicegat wartawan.

PENAMALUT.COM, TERNATE – Oknum pegawai Kejaksaan Tinggi Maluku Utara, Ladani Lamace alias Dani, diduga menyembunyikan saksi dugaan korupsi anggaran Wakil Kepala Daerah (WKDH) Maluku Utara dari wartawan.

Diketahui, Kejati Maluku Utara pada Kamis (4/7) hari ini memeriksa Muttiara Yasin, istri mantan Wakil Gubernur Maluku Utara M. Al Yasin Ali.

Muttiara diperiksa sebagai saksi atas dugaan korupsi pengelolaan keuangan pada program penunjang urusan Pemerintahan Daerah Provinsi Maluku Utara pada unit Wakil Kepala Daerah (WKDH) dan makan minim (Mami) tahun anggaran 2022 senilai Rp 13.839.254.000.

Amatan wartawan di lapangan, Muttiara masuk ke ruang penyidik dan diperiksa beberapa jam. Namun usai pemeriksaan, saksi yang seharusnya keluar melalui pintu utama, namun diarahkan oleh salah satu pegawai Kejati bernama Dani melalui pintu ruang Pidum. Padahal, pintu tersebut sudah dipasang sidik jari dan dikhususkan kepada pegawai saja.

Pegawai Kejati Maluku Utara, LL alias Dani.

Tindakan Dani ini bukan kali pertama. Sebelumnya pada 22 Mei 2024 lalu, Dani juga melakukan hal yang sama. Untuk mengelabui media, Dani membawa saksi Muttiara ke lantai dua kemudian turun melalui akses ruang Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati).

Sejumlah wartawan yang mengetahui hal itu mencoba membuntutinya. Mengetahui ada wartawan yang mengikuti, Dani terlihat panik dan mengarahkan Muttiara keluar lewat pintu utama. Hal ini dilakukan Dani khusus kepada saksi Muttiara. (gon/ask)