PENAMALUT.COM, TERNATE – Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol Midi Siswoko, mengajak semua pihak baik penyelenggara maupun peserta yang nanti mengikuti pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak pada November 2024 mendatang tetap menjaga kondusifitas di wilayah Malut.
“Dalam rangka persiapan Pilkada ini kita sama-sama menjaga stabilitas Maluku Utara,” ajak Kapolda saat melakukan pertemuan dengan insan pers didampingi Wakapolda Brigjen Pol Samudi beserta sejumlah pejabat utama Polda bertempat lobi utama Polda Malut, Selasa (16/7).
Kata dia, Maluku Utara berdasarkan survei dari Bawaslu, merupakan daerah paling rawan nomor tiga dan survei Polri nomor dua paling rawan di Indonesia untuk Pilkada. Sehingga itu, Polda membutuhkan kerja sama semua pihak untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban.
“Kalau bisa terkendali, saya yakin nomor tiga dan dua kerawanan menurut Mabes Polri maupun Bawaslu tidak akan terbukti,” ujarnya.
Jenderal bintang dua itu berharap, pers juga bisa saling menjaga kondusifitas wilayah Maluku Utara. Saat ini pihaknya fokus untuk pengamanan tahapan Pilkada hingga selesai.
Apalagi, lanjut dia, Agustus nanti sudah dilakukan pendaftaran bakal calon baik gubernur, bupati maupun wali kota.
“Saya hanya ingin konsentrasi di Pilkada, karena bulan depan sudah pendaftaran. Itu sudah pasti simpatisan maupun tim sukses mulai gerilya,” tukasnya.
Midi menegaskan, Polri khususnya Polda Maluku Utara tetap netral dan tidak berpihak kepada siapa pun. Dia menjamin polisi akan tetap netral. Dia meminta kepada masyarakat mensapati anggota Polri yang tidak netral agar dilaporkan.
Kapolda juga telah memerintahkan kepada Polres jajaran untuk melakukan pengawasan tahapan Pilkada agar berjalan dengan lancar.
“Saya sudah intruksikan semua Polres untuk awasi pelaksanaan Pilkada agar berjalan dengan tertib dan lancar,” pungkasnya. (gon/ask)










