Kejari Halbar Nilai Aksi Jong Halmahera Salah Tempat

  • Bagikan
Kasi Intel Kejari Halbar, Rinto Hasan. (Haryadi/Penamalut)

PENAMALUT.COM, JAILOLO – Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh Jong Halmahera di depan kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Halmahera Barat yang menuntut agar Hardi Jafar dibebaskan dari jeratan hukum mendapat tanggapan dari Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejari Halbar.

Kasi Intel Kejari Halbar, Rinto Hasan saat ditemui dikantor Kejari Halbar Kamis (12/8) menyatakan, kehadiran masa aksi Jong Halmahera salah tempat. Seharusnya, kata dia, Jong Halmahera datang ke Pengadilan Negeri (PN) Ternate, bukan ke Kejari lalu melakukan aksi.

“Karena kasus ini sudah di ranah pengadilan, bukan di ranah kejaksaan lagi. Kami ini hanya melanjutkan proses. Kalau dilihat soal putusan, masa aksi salah tempat. Bukan di kejaksaan lagi. Tapi kami bersyukur massa aksi tidak melakukan anarkis,” ujar Rinto.

Aksi yang dilakukan Jong Halmahera di depan Kantor Kejari Halbar. (Haryadi/Penamalut)

Terkait masalah ini, kata dia, sesuai dengan pasal 310 KUHP, sudah cukup bukti. Sehingga pihaknya melimpahkannya ke Pengadilan Negeri Ternate dan sekarang sudah sidang dengan agenda pledoi atau pembelaan dari terdakwa.

“Jadi perkara ini sudah menjadi ranahnya pengadilan, bukan kami lagi,” tandasnya.

Sekadar diketahui, massa Aksi Jong Halmahera melakukan aksi unjuk rasa untuk meminta agar Hardi Jafar atau yang dikenal Don Joao dibebaskan dari jeratan hukum pada kasus dugaan pencemaran nama baik terhadap Sekda Halbar, Syahril Abduradjak, dalam aksi demo APDESI Juli 2020 lalu. (adi/ask)

banner 1280x960
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!