Kejari Halbar Telusuri Dugaan Korupsi Pengadaan Lampu PJU

Ilustrasi lampu jalan tenaga surya. (Istimewa)

PENAMALUT.COM, JAILOLO – Kejaksaan Negeri (Kejari) Halmahera Barat mulai menelusuri dugaan korupsi anggaran pengadaan lampu penerangan jalan umum (PJU) yang melekat di Dinas Perhubungan Halbar tahun 2020.

Pekan kemarin, lembaga adhyaksa itu meminta klarifikasi terhadap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Halbar, Marten Baura, terkait pengadaan PJU ini.

Hal ini dibenarkan Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Halbar, Galih Dwi Martino, saat dikonfirmasi wartawan di halaman Kantor Kejari Halbar, Senin (14/3) tadi.

Galih mengatakan anggaran kegiatan pengadaan PJU ini senilai Rp 4.830.241.761 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2020.

Ditanya apakah pengadaan PJU ini masuk dalam temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Malut, Galih mengaku belum memberikan keterangan lebih jauh. Ia beralasan saat ini masih tahap wawancara dan mempelajari dokumen-dokumen.

“Jadi kami belum bisa kasih informasi lebih dalam, karena masih dalam pengumpulan bahan dan keterangan (Pulbaket). Nanti sudah ada perkembangan baru diekspos,” jelasnya.

Perlu diketahui, pengadaan lampu PJU pada tahun anggaran 2020 kala itu masih dijabat Kadis Perhubungan sebelumnya, Suwandi Hi Gani, yang saat ini telah menjabat Kepala Bagian Pemerintahan Pemkab Sula. (adi/ask)

Respon (12)

  1. Ping-balik: see this page
  2. That is the correct weblog for anybody who wants to find out about this topic. You realize so much its nearly onerous to argue with you (not that I truly would need…HaHa). You positively put a brand new spin on a subject thats been written about for years. Great stuff, just nice!

  3. Ping-balik: KIU-Library
  4. Aw, this was a really nice post. In idea I wish to put in writing like this moreover – taking time and actual effort to make a very good article… but what can I say… I procrastinate alot and on no account appear to get something done.

Komentar ditutup.