Kegiatan Belanja Modal Dinkes Sula Tahun 2021 Jadi Temuan BPK

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Sula, Suryati Abdullah. (Isrudin/NMG)

PENAMALUT.COM, SANANA – Kegiatan belanja modal yang melekat pada Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Sula tahun 2021 jadi temuan Badan Pemeeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Maluku Utara.

Informasi yang diperoleh wartawan Nuansa Media Grup (NMG) dalam laporan hasil pemeriksaan (LHP) Nomor: 16/LHP/XIX.TER/12/2021 tertanggal 17 Desember 2021 atas pelaksanaan kegiatan belanja modal peralatan dan mesin di Dinkes Sula menunjukan terdapat kekurangan volume pada paket pengadaan alat program terurapetic feeding center (TFC) yang tersebar di tiga puskesmas, yakni Puskesmas Dofa, Mangoli dan Kabau sebesar Rp 122.170.000.

Proyek yang dikerjakan CV. NM sebagai penyedia dengan kontrak Nomor: 01.PL/SPK/PPK/Dinkes-KS/2021, tertanggal 9 Agustus 2021 dengan nilai Rp 194.999.640. Pekerjaan tersebut dinyatakan selesai sesuai dengan berita acara serah terima Nomor: 031/BASTB/Dinkes-KS/VIII/2021 dan dilakukan pembayaran 100 persen melalui SP2D Nomor: 3510/SP2D-LS/KS/2021.

Selain itu, BPK juga mencatat temuan pada pengadaan Speed Boat PKM Desa Waisakai sebesar Rp 22.677.424.

Kepala Dinas Kesehatan Sula, Suryati Abdullah saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa temuan BPK terkait dengan paket pengadaan alat program TFC sudah ada pengembalian. Hanya saja nominal pengembaliannya belum diketehui jumlahnya.

“Begitu pula dengan temuan pengadaan Speed Boat PKM Waisakai sudah selesai,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (19/9).

“Untuk jumlah pengembaliannya nanti dicek,” sambung Suryati. (ish/ask)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.