Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Perusda, Wali Kota Ternate Keluar Lewat Pintu Belakang

Wali Kota M. Tauhid Soleman, keluar lewat pintu belakang usai diperiksa Kejati Malut. (Aksal/NMG)

PENAMALUT.COM, TERNATE – Tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara memeriksa Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, Rabu (16/11) tadi. M. Tauhid diperiksa terkait dugaan korupsi penyertaan modal pada perusahan daerah (Perusda) Ternate Bahari Berkesan (TBB) tahun 2015-2020 senilai Rp 7 miliar yang menjerat tiga tersangka.

Di mana kasus ini terjadi, Wali Kota saat itu masih menjabat Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Ternate.

Amatan wartawan Nuansa Media Grup (NMG), Wali Kota Ternate keluar dari ruangan penyidik usai diperika sekitar pukul 13.49 WIT. Orang nomor satu di jajaran Pemkot Ternate itu keluar lewat pintu belakang dengan dikawal ajudannya.

Saat dicegat wartawan, Wali Kota mengaku ia mendatangi Kejati atas undangan pemeriksaan.

“Saya datang memenuhi undangan (pemeriksaan). Ini baru kali pertama,” ujar Tauhid.

Sebagai warga Negara yang taat hukum, ia siap memenuhi panggilan lagi jika dipanggil.

“Sebagai warga negara yang baik, saya siap datang,” tuturnya.

Sementara Kasi Penkum Kejati Malut, Richard Sinaga saat dikonfirmasi terpisah membenarkan pemeriksaan tersebut.

“Iya, Wali Kota diperiksa dalam perkara Perusda,” singkatnya.

Sebelumnya, tiga mantan Direktur Holding Company Ternate Bahari Berkesan sudah ditahan penyidik Kejati Maluku Utara. Mereka adalah Direktur Holding Company TBB tahun 2015 sampai 2016, TW alias Temi.

IE alias Iksan Efendi, RA alias Ramdani Abubakar. (gon/ask)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *