Kadinkes dan Kepala Bapenda Maluku Utara Ikut Diperiksa KPK

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara, Idhar Sidi Umar, menghadiri panggilan pemeriksaan oleh KPK di Mako Brimob Polda Malut. (Aksal/NMG)

PENAMALUT.COM, TERNATE – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menjadwalkan pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat di Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

Pemeriksaan ini berkaitan dengan suap proyek infrastruktur dan perizinan yang menyeret Gubernur Malut nonaktif Abdul Gani Kasuba yang telah ditetapkan tersangka bersama enam orang lainnya.

”Hari ini (15/1) bertempat di Sat Brimob Polda Maluku Utara, tim penyidik menjadwalkan pemanggilan dan pemeriksaan saksi-saksi,” ujar Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri.

Para saksi yang diperiksa hari ini sebanyak 17 orang, terdiri dari pihak swasta maupun pejabat di Pemprov Malut. Mereka adalah Kepala Dinas Kesehatan Idha Sidi Umar, Kepala Bapenda Zainab Alting, Kepala Dinas PPPA Musyrifah Alhadar, Kabid SMA Dikbud Malut Adjwan Ade pegawai, Kabid PKLK Dikbud Malut Rizka pegawai, Kabid SMK Dikbud Malut Damruddin. Irfan S, Jufri Salim dan Lili Fitriyani selaku pejabat pembuat komitmen (PPK) pada Dinas Perkim Malut serta Muhammad Saleh alias Udu selaku staf pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Malut.

Selain itu terdapat pihak swasta seperti Hi. Moh. Said Kasuba, Muhammad Nur Usman, Samsul Kasuba dan Indri.

KPK juga kembali memeriksa satu tersangka, yakni Ridwan Arsan selaku Kepala BPJP Pemrov Malut. (gon/ask)

Respon (4)

Komentar ditutup.