Mantan Kadis Pertanian Malut dan Seorang Mahasiswi Turut Diperiksa KPK

Gedung merah putih KPK. (Istimewa)

PENAMALUT.COM, TERNATE – Mantan Kepala Dinas Pertanian Provinsi Maluku Utara, Jabir Ibrahim, ikut diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (17/1) bertempat di gedung Mako Brimob Polda Malut di Kota Ternate.

Pemeriksaan ini terkait dugaan korupsi yang menyeret Gubernur Maluku Utara nonaktif Abdul Gani Kasuba yang telah ditetapkan tersangka bersama enam orang lainnya.

Penyidik lembaga antirasuah ini secara intens memeriksa sejumlah pejabat, mantan pejabat maupun pegawai di Pemprov Malut serta pihak swasta yang dilakukan sejak Rabu (10/1) pekan lalu.

Pada pemeriksaan hari ini, KPK memeriksa sebanyak 8 orang. Dua diantaranya adalah eks Kadis Pertanian Jabir Ibrahim dan Salshadillah Novianti yang merupakan seorang mahasiswa. Sementara enam lainnya pihak swasta dan ibu rumah tangga.

Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri, mengatakan penyidikan perkara dugaan suap pengadaan dan perizinan proyek di Pemprov Maluku Utara dengan tersangka AGK dan kawan-kawan terus dilakukan.

“Hari ini bertempat di Sat Brimob Polda Maluku Utara, tim penyidik menjadwalkan pemanggilan dan pemeriksaan saksi-saksi tersebut,” ujarnya.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan 7 orang sebagai tersangka. Mereka adalah Gubernur nonaktif Abdul Gani Kasuba (AGK), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Daud Ismail, Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim) Adnan Hasanudin, Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPPJ) Ridwan Arsan, ajudan Gubernur AGK Ramadan Ibrahim serta Stevi Thomas dan Kristian Wuisan dari pihak swasta.

Saat ini KPK terus mendalami keterlibatan pihak lain terkait suap proyek, perizinan tambang maupun dugaan intervensi proyek pengadaan. (gon/ask)

Respon (8)

  1. Буду знать, благодарю за помощь в этом вопросе.
    Обработанный пиломатериал будет оставаться в земле не менее 5-ти лет, https://oris.com.ru/ без признаков загнивания.

Komentar ditutup.