RSUD Chasan Boesorie Mewajibkan Swab Antigen Kepada Pasien

  • Bagikan
RSUD Chasan Boesorie. (Istimewa)
banner 468x60

PENA – Untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19 terhadap sesama pasien, pihak RSUD Chasan Boesorie memberlakukan swab antigen kepada setiap pasien yang masuk. Kebijakan ini diberlakukan sejak awal Januari 2021 lalu.

Direktur RSUD Chasan Boesorie, dr. Syamsul Bahri menjelaskan bahwa pemberlakuan swab rapid antigen ini bertujuan untuk memisahkan pasien yang kemungkinan terinfeksi covid dan tidak. Ini karena setiap pasien yang masuk ke RS tidak diketahui riwayat penyakitnya. Apalagi orang yang tanpa gejala (OTG).

“Karena yang kita rawat itu satu ruangan ada beberapa orang. Jadi swab antigen ini apabila reaktif, maka tindaklanjut dengan swab PCR. Kalau positif, maka dia digeser ke perawatan dengan sistem isolasi,” jelas Syamsul saat dikonfirmasi Senin (8/3) malam.

Ia bilang, kebijakan ini diterapkan untuk memberikan jaminan bagi pasien yang dirawat itu benar-benar negatif. Ini diterapkan kepada semua pasien, baik orang dewasa, anak-anak, hingga anak balita.

Hasilnya pun tidak perlu menunggu lama. Kurang dari satu jam, hasilnya sudah. Jika hasilnya sudah dan reaktif, maka dilanjutkan dengan swab PCR.

Menurutnya, pemeriksaan swab antigen ini dilakukan tanpa dipungut biaya. Selama ini pemeriksaan swab antigen baik pelaku perjalanan maupun pasien dilakukan secara gratis. “Sampai saat ini baik pemeriksaan perjalanan dan sebagainya belum ada pungutan,” terangnya. (ask)

banner 1080x1080
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *